IHSG Naik 0,17% ke Level 6.187di Pagi Awal Pekan

metrotvnews.com
3 jam lalu
Cover Berita

Jakarta: Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada pagi hari di awal pekan ini kembali mengalami kenaikan. Pada pembukaan perdagangan hari ini, Senin, 22 Juni 2026, IHSG berada di posisi 6.217,049.

Mengacu data RTI yang terekam hingga pukul 09.30 WIB, IHSG bergerak fluktuatif bahkan sempat turun sebelum akhirnya mampu bangkit dan menguat lagi sebanyak 10,568 poin setara 0,17 persen ke level 6.187,707.

Adapun sebanyak 302 saham emiten menguat pada perdagangan pagi ini. Sementara, 259 saham lainnya melemah dan 173 saham stagnan.

Untuk sementara, total transaksi yang tercatat hingga pukul 09.30 WIB sebanyak Rp2,627 triliun dengan total saham yang diperdagangkan 4,418 miliar saham.
  Baca juga: Kontrak Berjangka Saham AS Tertekan Ancaman Baru Trump ke Iran

(Ilustrasi pergerakan saham pada IHSG. Foto: Medcom.id)
  Berpotensi sideways
Senior Analyst Retail Research BNI Sekuritas Kevin Juido Hutabarat memprediksikan IHSG pada hari ini bergerak sideways cenderung melemah. Diperkirakan support di level 6.117 dan 6.080 serta resistance 6.209 dan 6.245.

Riset harian BNI Sekuritas menyebutkan, di perdagangan Jumat, 19 Juni 2026, indeks-indeks saham Wall Street rebound setelah perdagangan sebelumnya tertekan oleh sinyal The Fed yang membuka peluang kenaikan suku bunga tahun ini.

Penguatan dipimpin saham-saham teknologi dan semikonduktor. Indeks Nasdaq Composite melesat 1,91 persen, S&P 500 melonjak 1,08 persen, dan Dow Jones Industrial Average naik tipis 0,14 persen.

Di sisi lain, pasar saham Asia mayoritas turun pada Jumat pekan lalu, 19 Juni 2026, didorong meredanya ketegangan di Timur Tengah setelah jalur pelayaran di Selat Hormuz kembali dibuka. Di sisi lain, dolar AS menguat signifikan setelah sikap hawkish The Fed menyebabkan ekspektasi kenaikan suku bunga lebih lanjut tahun ini.

Indeks saham Jepang, Nikkei 225 naik 0,28 persen sedangkan Topix turun 0,57 persen. Selain itu di Korea Selatan, indeks KOSPI melemah 0,13 persen dan Kosdaq merosot 3,43 persen. Sementara itu, ASX 200 Australia berkurang 0,93 persen. Di sisi lain, beberapa pasar saham tutup bursa karena libur nasional, antara lain Tiongkok, Hong Kong dan Taiwan.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Pemerintah Pertahankan Harga Pertalite dan Bio-Solar, Golkar Nilai Langkah Tepat Jaga Daya Beli Masyarakat
• 18 jam lalupantau.com
thumb
Ekonomi Bergairah Sejenak di Pekan Raya Jakarta
• 1 jam lalukompas.id
thumb
Modifikasi Mitsubishi Triton: Angkut Barang Ok, Balapan Ayo!
• 13 menit lalumedcom.id
thumb
Kuatkan Konektivitas Malaysia Indonesia, AirAsia Jadi Maskapai Pertama Kota Bharu-Jakarta
• 15 jam lalutvonenews.com
thumb
Tak Lagi Mangkrak, Gubernur Pramono Resmikan Penataan Jalan Rasuna Said dan Halte Integritas
• 16 jam laludisway.id
Berhasil disimpan.