JAKARTA, KOMPAS.TV - Sebanyak 10.000 keluarga siswa Sekolah Rakyat disiapkan sebagai penerima bantuan renovasi rumah senilai Rp20 juta per unit pada 2026.
Program yang dijalankan melalui skema Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) itu kini memasuki tahap verifikasi penerima sebelum renovasi dimulai secara bertahap pada Juli mendatang.
Berdasarkan data Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP), jumlah penerima bantuan tahun ini meningkat dibandingkan 2025 yang hanya menyasar 1.000 keluarga.
Sejalan dengan itu, jumlah siswa Sekolah Rakyat juga bertambah dari 15.000 orang pada tahun ajaran 2025-2026 menjadi 32.000 siswa pada 2026-2027, menurut data Kementerian Sosial (Kemensos) per 7 Juni 2026.
Baca Juga: Hasil SPMB Jatim 2026 Tahap 2 Keluar Hari Ini, Ini Cara Cetak Bukti Penerimaan
Kementerian Sosial (Kemensos) bersama Kementerian PKP saat ini mulai melakukan verifikasi faktual ke rumah-rumah orang tua siswa Sekolah Rakyat yang diusulkan menerima bantuan. Tahapan tersebut ditargetkan selesai pada Juni agar proses renovasi dapat dimulai pada Juli secara bertahap.
Kepala Satuan Kerja Kementerian PKP Provinsi Jawa Timur Shinta Dewi Astari mengatakan verifikasi dilakukan untuk memastikan bantuan tepat sasaran.
"Tadi kita lakukan kunjungan ke rumah-rumah calon penerima bantuan, ada tiga lokasi, itu lolos (verifikasi)," ujarnya Minggu (14/6/2026) dikutip dari situs Kemensos.
Tim melakukan pengecekan kondisi bangunan, sanitasi, luas lahan, dan kondisi rumah di lapangan.
Menurut Shinta, peningkatan kualitas rumah dilakukan karena anak pemilik rumah menjadi siswa Sekolah Rakyat.
Penulis : Danang Suryo Editor : Gading-Persada
Sumber : Kemensos, Antara
- Sekolah Rakyat
- BSPS
- Kemensos
- Renovasi Rumah
- Kementerian PKP





