Iran Walk Out dari Perindungan usai Trump Tebar Ancaman

idxchannel.com
5 jam lalu
Cover Berita

Delegasi Iran meninggalkan meja perundingan di Swiss setelah Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengancam akan kembali menyerang Teheran.

Iran Walk Out dari Perindungan usai Trump Tebar Ancaman. (Foto: Freepik)

IDXChannel - Delegasi Iran meninggalkan meja perundingan di Swiss setelah Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengancam akan kembali menyerang Teheran.

Dimediasi Qatar dan Pakistan, Iran dan AS memulai perundingan di Swiss pada Minggu kemarin.

Baca Juga:
Trump Kembali Ancam Iran di Tengah Perundingan Damai di Swiss

“Qatar dan Pakistan mencoba untuk meneruskan pembicaraan, namun kami menyatakan bahwa pertemuan segi empat tidak dapat dilanjutkan,” kata Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Iran Esmaeil Baghaei kepada wartawan, dilansir dari Al Jazeera pada Senin (22/6/2026).

“Pandangan delegasi Iran adalah bahwa kita harus memaksa pihak lawan untuk melaksanakan komitmennya,” ujarnya.

Baca Juga:
Pembicaraan Iran-AS Akan Digelar pada Minggu, Lebanon Jadi Isu Utama

Melalui unggahan di media sosial,Trump mengancam akan melancarkan serangan  yan lebih keras dari sebelumnya. 

"Iran harus segera menghentikan para proksi mereka di Lebanon," kata Trump di Truth Social.

Baca Juga:
Iran Ancam Tutup Lagi Selat Hormuz Jika Israel Terus Serang Lebanon

"Jika tidak, kami akan kembali menyerang Iran dengan sangat keras, seperti yang kami lakukan minggu lalu, hanya saja serangan kali ini akan lebih keras," katanya.

Pembicaraan di Swiss berfokus pada implementasi Paragraf 13 dari nota kesepahaman (MoU) Iran-AS yang baru saja ditandatangani, yang menetapkan syarat untuk memulai negosiasi perjanjian akhir, termasuk mengakhiri perang di semua front termasuk Lebanon, mencabut blokade laut AS, membuka kembali Selat Hormuz, mengeluarkan pengecualian sanksi untuk ekspor minyak Iran, dan melepaskan aset Iran yang dibekukan.

Agresi Israel di Lebanon menjadi batu sandungan utama dalam perundingan antara AS dan Iran. Sebelum dimulainya pertemuan di Swiss, Teheran menyatakan Selat Hormuz kembali ditutup hingga Tel Aviv menghentikan serangannya di negara Arab itu. (Wahyu Dwi Anggoro)


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Investor Patriot Bond & Merah Putih Bond Bebas Risiko Pajak, Ini Aturannya
• 6 jam lalukumparan.com
thumb
Sukseskan Program Presiden, Mendagri Tinjau Program BSPS di Jayapura
• 18 jam lalukompas.com
thumb
Polda Metro Jaya ajak semua pihak hormati proses hukum kasus Roy Suryo
• 3 jam laluantaranews.com
thumb
Melihat Keseruan Anak-anak di Semarang Belajar Wayang dan Karawitan
• 15 jam lalurepublika.co.id
thumb
50 Tokoh Jadi Penjamin Roy Suryo dan Tifa, Penangguhan Penahanan Segera Diajukan | KOMPAS PETANG
• 20 jam lalukompas.tv
Berhasil disimpan.