Warga Keluhkan Pengerjaan Drainase di Topaz Raya Lambat, Ganggu Akses Jemaah Masjid

harianfajar
1 hari lalu
Cover Berita

HARIAN.FAJAR.CO.ID, MAKASSAR – Pengerjaan drainase di Jalan Topaz Raya Boulevard, tepatnya di sisi Masjid Barakatul Ilham, dikeluhkan warga. Proyek yang telah berlangsung hampir dua bulan itu dinilai berjalan lambat dan belum menunjukkan tanda-tanda akan segera rampung.

Kondisi galian drainase yang masih menganga di sepanjang sisi jalan disebut mulai mengganggu aktivitas masyarakat, termasuk jemaah yang setiap hari beribadah di Masjid Barakatul Ilham.

Keluhan tersebut disampaikan anggota Komunitas Penikmat Kopi (KPK) Topaz Boulevard, Achmadi Djafri. Menurutnya, pekerjaan yang telah berlangsung cukup lama seharusnya sudah menunjukkan progres yang signifikan.

“Ini pekerjaan kok lama sekali. Sudah dua bulan. Apa sampai tahun depan baru selesai hanya pekerjaan seperti ini,” ujar Achmadi Djafri, Senin (22/6/2026).

Achmadi mengaku hampir setiap hari berada di kawasan tersebut, baik untuk berkumpul bersama rekan-rekannya maupun menunaikan salat di Masjid Barakatul Ilham. Karena itu, ia merasakan langsung dampak dari lambatnya pengerjaan drainase tersebut.

Menurutnya, kondisi jalan yang sebagian masih terbuka dan belum tertata dengan baik membuat akses warga menjadi terganggu. Situasi itu juga berpotensi membahayakan pengguna jalan maupun jemaah masjid yang melintas.

“Masyarakat yang datang ke masjid maupun yang melintas di sekitar lokasi merasa terganggu karena pekerjaan belum selesai-selesai,” katanya.

Atas kondisi tersebut, ia meminta Pemerintah Kota Makassar melalui Dinas Pekerjaan Umum (PU) meningkatkan pengawasan terhadap pelaksanaan proyek serta memastikan pekerjaan dapat diselesaikan sesuai target.

“Kami berharap ada pengawasan yang lebih serius dan progres pekerjaan yang jelas agar tidak terus berlarut-larut,” tambahnya.

Keluhan serupa juga disampaikan salah seorang jemaah sekaligus pengurus Masjid Barakatul Ilham yang enggan disebutkan namanya. Ia mengaku aktivitas jemaah kerap terganggu akibat kondisi proyek yang belum rampung.

Bahkan, menurutnya, sempat terjadi insiden ketika seorang warga terjatuh saat hendak menunaikan Salat Magrib. Korban disebut terperosok ke area drainase setelah papan penyeberangan yang dipasang tidak mampu menahan beban.

“Pernah ada yang jatuh waktu mau Salat Magrib. Karena papan yang dipasang tidak kuat. Badannya penuh got dan bau, akhirnya tidak jadi salat,” ungkapnya.

Ia menambahkan, gangguan paling terasa terjadi pada waktu-waktu salat ketika banyak jemaah keluar masuk masjid. Selain mengurangi kenyamanan, kondisi tersebut juga dinilai membahayakan keselamatan warga.

Karena itu, warga berharap kontraktor pelaksana dapat mempercepat penyelesaian pekerjaan dan memastikan area proyek aman dilalui masyarakat selama proses pengerjaan berlangsung.

Hingga berita ini diturunkan, pengerjaan drainase di Jalan Topaz Raya Boulevard masih berlangsung dan belum tampak tanda-tanda akan segera selesai.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Pemerintah Naikkan Alokasi KUR Perumahan Jadi Rp50 Triliun
• 10 jam laluidxchannel.com
thumb
Gunungkidul Siaga Darurat Kekeringan hingga Agustus 2026
• 3 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Susunan Pemain Prancis vs Irak: Mbappe, Dembele, dan Olise Siap Menggempur Irak
• 15 jam lalumedcom.id
thumb
Pemerintah Tunda Insentif Motor Listrik, Beli Motor Listrik Sekarang atau Tunggu?
• 8 jam lalumedcom.id
thumb
Usul Rokok Murah DPR Dikritik: Manjakan Korporasi Besar, Gerus Penerimaan Negara!
• 20 jam laluwartaekonomi.co.id
Berhasil disimpan.