Diam-diam Melonjak, Impor Mobil Hybrid Tembus Ribuan Unit

viva.co.id
13 jam lalu
Cover Berita

Jakarta, VIVA – Tren mobil hybrid di Indonesia terus menunjukkan pertumbuhan sepanjang 2026. Hal itu terlihat dari data impor kendaraan utuh atau completely built up (CBU) yang menunjukkan sejumlah model hybrid didatangkan dalam jumlah cukup besar oleh agen pemegang merek.

Dilihat VIVA Otomotif dari data resmi Gaikindo, Senin 22 Juni 2026, salah satu yang paling mencuri perhatian datang dari Toyota. Pabrikan Jepang tersebut mengimpor Toyota Alphard Hybrid sebanyak 352 unit, sementara Alphard XE Hybrid mencapai 616 unit sepanjang Januari-Mei 2026.

Baca Juga :
Mobil Hybrid Paling Laku Harganya Rp300 Jutaan
Rupiah Melemah ke Rp 17.738 di Tengah Ancaman Tarif Impor Baru Trump ke Produk Manufaktur RI

Artinya, hanya dari dua varian tersebut saja Toyota sudah mendatangkan hampir seribu unit MPV premium bermesin hybrid. Angka itu menjadi sinyal bahwa permintaan kendaraan elektrifikasi di segmen atas masih sangat kuat.

Selain Alphard, Toyota juga memasukkan Camry Hybrid sebanyak 101 unit selama lima bulan pertama tahun ini. Corolla Altis Hybrid tercatat 16 unit, sedangkan Vios Hybrid sudah mencapai 13 unit.

Di segmen SUV, Lexus yang berada di bawah grup Toyota juga cukup agresif membawa model hybrid ke Indonesia. Lexus RX 350h menjadi yang terbesar dengan 159 unit, disusul LX 700h sebanyak 79 unit dan LM 350h tujuh penumpang sebanyak 52 unit.

Tak hanya Toyota, Hyundai juga mencatatkan angka impor yang cukup besar melalui Palisade Hybrid. Varian Calligraphy menjadi penyumbang terbesar dengan 330 unit, sedangkan versi AWD mencapai 149 unit dan Signature sebanyak 45 unit.

Total impor Palisade Hybrid mencapai 524 unit dalam periode Januari hingga Mei 2026. Jumlah tersebut tergolong tinggi untuk model SUV premium yang bermain di segmen harga miliaran rupiah.

Honda juga mulai memperlihatkan keseriusannya di pasar hybrid Indonesia. Honda Step WGN e:HEV yang belum resmi dipasarkan secara luas tercatat sudah diimpor sebanyak 339 unit dari Jepang.

Selain itu terdapat Honda CR-V e:HEV yang terdiri dari varian RS e:HEV sebanyak 30 unit dan CR-V e:HEV reguler sebanyak 60 unit. Menariknya lagi, Honda juga sudah mendatangkan Prelude Hybrid sebanyak 39 unit meski mobil sport tersebut belum resmi diluncurkan.

Daihatsu turut meramaikan persaingan lewat Rocky Hybrid yang diimpor langsung dari Jepang. Jumlahnya mencapai 352 unit, menjadikannya salah satu model hybrid dengan volume impor terbesar di luar merek Toyota dan Hyundai.

Baca Juga :
Impor Mobil ke Indonesia Turun 46 Persen
Hyundai i20 Kini Punya Fitur Setara SUV Mahal
Daftar Merek Mobil Terlaris Mei 2026, China Makin Kuat

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Pekerja SPPG Gelar Aksi Dukung Program MBG di Bundaran Gajah Bandar Lampung
• 11 jam lalurctiplus.com
thumb
Bukan Pesta Mewah, Aamir Khan Pilih Pernikahan Sederhana dengan Gauri Spratt
• 11 jam lalutabloidbintang.com
thumb
Eks Napi Korupsi Nur Alam Dikabarkan Gabung PSI, Ini Kata Jubir Kaesang
• 17 jam lalutvonenews.com
thumb
Gibran Janjikan MBG Sentuh Asmat, Timbang Opsi-Opsi Ini
• 10 jam laluwartaekonomi.co.id
thumb
Pelaku Industri Minta Kemenkes Kaji Ulang Larangan Bahan Tambahan Rokok
• 14 jam lalubisnis.com
Berhasil disimpan.