Lamine Yamal Sejajar dengan Pele Usai Bobol Gawang Arab Saudi di Piala Dunia 2026

harianfajar
2 hari lalu
Cover Berita

HARIAN.FAJAR.CO.ID, JAKARTA – Satu gol dari kaki Lamine Yamal langsung mengubah jalannya sejarah Piala Dunia 2026. Bukan sekadar membawa Spanyol menang telak, gol itu menempatkannya di jajaran nama besar sepak bola dunia.

Di usia yang bahkan belum menginjak 19 tahun, Yamal mencatatkan pencapaian yang selama puluhan tahun nyaris tak tersentuh. Kini, namanya berdiri sejajar dengan legenda Brasil, Pele.

Laga Grup H antara Spanyol dan Arab Saudi menjadi momen yang tak akan dilupakan oleh Lamine Yamal. Pemain muda Barcelona tersebut membuka keunggulan La Roja pada menit ke-10 dan menjadi salah satu sorotan terbesar pada matchday kedua Piala Dunia 2026.

Gol itu lahir dari serangan cepat yang dibangun Spanyol. Mikel Oyarzabal mengirimkan umpan silang mendatar ke area berbahaya, sebelum Yamal bergerak cerdas untuk menyambut bola di dalam kotak penalti. Penyelesaian akhirnya membuat kiper Arab Saudi, Mohammed Al-Owais, tak berkutik.

Kontribusi tersebut menjadi awal dari kemenangan meyakinkan Spanyol dengan skor 4-0. Namun, lebih dari sekadar hasil pertandingan, gol itu membawa Yamal masuk ke dalam daftar eksklusif yang hanya dihuni sedikit pemain sepanjang sejarah turnamen.

Pada usia 18 tahun 343 hari, Yamal tercatat sebagai pemain kedua berusia 18 tahun atau lebih muda yang mampu mencetak gol pembuka di ajang Piala Dunia FIFA. Catatan tersebut membuatnya menyamai pencapaian legendaris milik Pele.

Puluhan tahun lalu, tepatnya pada Piala Dunia 1958, Pele menorehkan sejarah serupa saat mencetak gol untuk Brasil ketika masih berusia 17 tahun dalam pertandingan melawan Wales. Sejak saat itu, hampir tidak ada pemain muda yang mampu mengulangi pencapaian tersebut hingga Yamal melakukannya di Amerika Utara.

Pencapaian ini semakin mempertegas reputasi Yamal sebagai salah satu talenta muda paling menjanjikan dalam sepak bola modern. Di tengah persaingan ketat level tertinggi, ia mampu menunjukkan pengaruh besar baik terhadap permainan tim maupun catatan sejarah kompetisi.

Keberhasilan Yamal juga menjadi simbol keberhasilan regenerasi skuad Spanyol. Tim asuhan Luis de la Fuente kini dihuni banyak pemain muda berkualitas yang mampu tampil menentukan di panggung terbesar sepak bola dunia.

Setelah gol pembuka Yamal, Spanyol tampil semakin dominan. Mikel Oyarzabal kemudian menambah dua gol yang memastikan Arab Saudi tak memiliki peluang untuk bangkit sepanjang pertandingan.

Penampilan impresif tersebut menunjukkan bahwa kekuatan Spanyol tidak hanya bertumpu pada satu pemain. Meski demikian, Yamal tetap menjadi sosok yang memberikan warna berbeda melalui kreativitas, kecepatan, dan ketajamannya di lini depan.

Ada satu catatan menarik lainnya dari kemenangan ini. Spanyol kini tercatat sebagai negara pertama yang memiliki dua pencetak gol berusia 18 tahun atau lebih muda dalam sejarah Piala Dunia. Sebelum Yamal, Gavi lebih dulu menorehkan prestasi serupa pada edisi 2022.

Meski terus mencuri perhatian, kondisi fisik Yamal masih menjadi perhatian tim pelatih. Sang pemain datang ke Piala Dunia 2026 setelah menjalani masa pemulihan cedera yang didapat saat membela Barcelona.

Karena alasan tersebut, Luis de la Fuente memilih berhati-hati dalam mengelola menit bermainnya. Dalam dua pertandingan awal turnamen, Yamal belum dimainkan secara penuh demi menjaga kebugarannya tetap optimal hingga fase-fase krusial kompetisi.

Dengan usia yang masih sangat muda dan sederet rekor yang mulai dikumpulkan, Lamine Yamal kini bukan lagi sekadar pemain masa depan Spanyol. Ia telah menjelma menjadi salah satu tokoh penting yang menentukan perjalanan La Roja di Piala Dunia 2026. (*)


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Jaminan Karier Cerah untuk Peserta Magang Nasional, Mayoritas Lulus Kuliah Dapat Kerja
• 4 jam laludisway.id
thumb
Pemkab Manokwari Benahi Tata Kelola Arsip untuk Wujudkan Tertib Administrasi
• 2 jam lalurepublika.co.id
thumb
MSCI Putuskan Bursa RI Tetap Masuk Emerging Market, Ini Kata OJK
• 11 jam lalucnbcindonesia.com
thumb
Wamen PPPA Minta Publik Tak Salahkan Korban Penyekapan Taufik Hidayat di Bandung
• 15 jam lalukompas.com
thumb
Beda Langkah dengan Roy Suryo, Dokter Tifa Cabut Gugatan Praperadilan
• 3 jam laluokezone.com
Berhasil disimpan.