Bola.com, Jakarta - Turki datang ke Piala Dunia 2026 dengan penuh optimisme. Skuad Ay-Yıldızlılar dipenuhi pemain-pemain yang bersinar di kompetisi elite Eropa, ditambah kehadiran pelatih berpengalaman, Vincenzo Montella. Di atas kertas, mereka layak diperhitungkan sebagai salah satu kuda hitam turnamen.
Namun, kenyataan berkata lain. Turki justru menjadi salah satu tim yang paling cepat angkat koper dari Piala Dunia 2026 setelah menelan dua kekalahan beruntun di fase grup.
Padahal, jika melihat kualitas individu para pemainnya, Turki seharusnya mampu melangkah lebih jauh.
Di lini tengah ada Arda Guler, wonderkid berusia 21 tahun yang kini menjadi bagian dari Real Madrid. Bakatnya disebut sebagai salah satu yang paling menjanjikan di Eropa.
Ada pula Hakan Çalhanoğlu, gelandang Inter Milan yang tetap menjadi motor permainan meski telah menginjak usia 32 tahun. Pengalaman dan kualitasnya membuat ia masih menjadi salah satu gelandang terbaik di Serie A.
Turki juga memiliki Kenan Yıldız, penyerang muda Juventus yang baru berusia 21 tahun. Bersama Ferdi Kadıoğlu dari Brighton & Hove Albion serta Barış Alper Yılmaz dari Galatasaray, Ay-Yıldızlılar memiliki materi pemain yang mampu bersaing dengan tim-tim besar.
Tak heran jika banyak pihak memprediksi Turki bisa menjadi kuda hitam di Piala Dunia 2026.




