Jokowi Mau Prabowo-Gibran 2 Periode, AHY: 2029 Masih Lama

jpnn.com
1 hari lalu
Cover Berita

jpnn.com - JAKARTA - Ketua Umum Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) mengatakan partainya belum memikirkan urusan politik menuju Pilpres 2029.

Menurut AHY, urusan pilpres mendatang masih lama.

BACA JUGA: Pesan AHY kepada Praja IPDN: Turun ke Lapangan, Dengarkan Langsung Suara Rakyat

Dia memberikan pandangan tersebut saat ditanya soal kabar Presiden ke-7 RI Joko Widodo a.k.a Jokowi yang mendorong PSI mewujudkan paket Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka pada Pilpres 2029.

"Mari sama-sama menyadari ini masih 2026, menuju 2029 juga masih agak lama," kata AHY, Senin.

BACA JUGA: Soal Putusan Terbaru MK, AHY: Demokrat Selalu Dukung Partisipasi Perempuan di Politik

Putra Presiden ke-6 RI Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) itu mengaku tetap menghormati sikap partai lain yang lebih dini menyampaikan arah politik menuju Pilpres 2029.

"Semua punya agenda, semua punya kepentingan," ujar AHY.

BACA JUGA: Banyak Foto Jokowi di Arena Rakorwil PSI Kaltim, Kaesang Sampai Kaget

Namun, dia mengajak semua pihak bisa berbicara masalah kebangsaan terlebih dahulu sebelum membahas kepentingan partisan. 

Demokrat, kata AHY, akan fokus ke upaya mengawal dan memastikan program pemerintahan Prabowo bisa dirasakan rakyat.

"Ekonomi tumbuh, tetapi berkeadilan," katanya.

Selain itu, kata AHY, Demokrat ingin membantu pemerintah menyelesaikan masalah ekonomi hingga lingkungan. 

"Nah, selebihnya Demokrat juga punya semangat untuk terus memberikan masukan-masukan yang terbaik, dan itu berasal dari masyarakat," katanya.

Sebelumnya, Ketua DPP PSI Bestari Barus menyebut Jokowi ingin mewujudkan Prabowo-Gibran selama dua periode.

Bestari bahkan menilai keinginan itu bakal disampaikan Jokowi dalam safari politik ke beberapa daerah.

"Dukung program Prabowo-Gibran ke depan, bahkan sukseskan sampai dua periode beliau bilang," katanya. (ast/jpnn)

Jangan Lewatkan Video Terbaru:


Redaktur : Mufthia Ridwan
Reporter : Aristo Setiawan


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Badai Dahsyat Rusak Hampir 100 Rumah di Rusia, Kushva Berlakukan Status Darurat
• 5 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Polri susun aturan pelaksanaan setelah Presiden sahkan revisi UU Polri
• 15 jam laluantaranews.com
thumb
Metland (MTLA) Ungkap Efek Kenaikan BI Rate ke Penjualan Properti
• 6 jam lalubisnis.com
thumb
Kondisi APBN Baik, Purbaya Jamin RI Jauh dari Krisis
• 23 jam lalucnbcindonesia.com
thumb
Gara-gara Taufik Hidayat, Ayah YTR Tak Kenal Wajah Anaknya dan Pingsan Saat Pertama Datangi RSHS Bandung
• 10 jam lalutvonenews.com
Berhasil disimpan.