LA Indie Movie Jogja Buka Peluang Sineas Muda Wujudkan Film Pertama

kumparan.com
2 jam lalu
Cover Berita

Program pengembangan talenta perfilman LA Indie Movie sukses digelar di Yogyakarta. Program tersebut digelar di Gedung Pertemuan Taman Perwacy Yogyakarta, 20–21 Juni 2026 kemarin.

LA Indie Movie fokus pada pengembangan kemampuan filmmaking dari tahap ide hingga pascaproduksi. Dalam gelaran tersebut, para peserta mendapatkan kesempatan langka untuk belajar langsung dari sutradara ternama Joko Anwar, produser Tia Hasibuan, serta para praktisi film nasional dan internasional lainnya.

Joko Anwar dan Tia Hasibuan menjadi pembicara dalam Ideation Session. Mereka membagikan pengalaman serta wawasan mengenai proses menciptakan cerita film yang kuat, mulai dari pengembangan ide, penulisan cerita, hingga kolaborasi antara penulis, sutradara, dan produser untuk mewujudkan sebuah karya yang utuh.

Joko Anwar mengungkapkan hal terpenting yang dicari dari seorang filmmaker adalah kemampuan untuk menghadirkan perspektif dan suara yang autentik.

"Yang dicari adalah filmmaker yang memiliki suara, memiliki suara sendiri. Jadi bukan mencoba untuk mereplikasi apa yang biasanya diutarakan oleh filmmaker lain. Jadi filmmaker yang memang punya suara sendiri," ujar Joko Anwar.

Joko Anwar Buka Peluang Kembangkan Ide Peserta Lewat Rumah Produksinya

Selain jadi pembicara Joko Anwar dan Tia Hasibuan, juga berperan sebagai mentor sekaligus juri dalam program Story Pitch. Tak haya berdua, ada pula aktris Asmara Abigail yang juga dipercaya sebagai mentor dan juri dalam salah satu rangkaian utama LA Indie Movie.

Melalui program ini, peserta berkesempatan mempresentasikan ide cerita terbaik mereka untuk mendapatkan pendampingan serta dukungan produksi film senilai Rp 100 juta per pemenang.

Joko Anwar bahkan membuka kemungkinan bagi ide-ide terbaik peserta untuk dikembangkan lebih lanjut bersama rumah produksinya, Come and See Pictures.

Salah satu peserta asal Yogyakarta, Lutfi Prasetyo, mengaku tertarik mengikuti LA Indie Movie karena kesempatan belajar langsung dari para filmmaker berpengalaman. Lutfi mengaku sangat antusias mengikuti jalannya program tersebut.

"Yang paling saya tunggu adalah sesi bersama Mas Joko dan Mbak Tia. Selama ini ketika belajar film, sering kali ide muncul dari sisi teknis terlebih dahulu. Saya ingin belajar bagaimana membangun konsep dan ide cerita yang kuat sebelum memikirkan aspek teknisnya," ungkap Lutfi.

Fokus Lahirkan Talenta Baru di Industri Perfilman

Director of Padi Padi Creative selaku mitra penyelenggara LA Indie Movie, Rina Damayanti, menjelaskan bahwa hari pertama workshop terdiri dari empat sesi utama, yaitu Inspiration Session, Ideation Session, Visual Session, dan Post-Production Session yang menghadirkan para praktisi berpengalaman dari berbagai bidang perfilman.

Sementara itu, pada hari kedua peserta mengikuti sesi Story Pitch dan Talent Hunt. Sebelumnya, peserta diminta membentuk kelompok yang terdiri dari produser, sutradara, dan penulis naskah untuk mengembangkan sebuah ide cerita dalam bentuk naskah yang kemudian dikurasi.

Dari seluruh karya yang masuk, sebanyak 10 hingga 15 karya terbaik akan dipilih untuk dipresentasikan langsung di hadapan dewan juri yang terdiri dari Joko Anwar, Tia Hasibuan, dan Asmara Abigail.

Rina menjelaskan bahwa program ini tidak hanya memberikan kesempatan untuk mempresentasikan ide, tetapi juga membuka akses jaringan profesional bagi para peserta.

"Program ini bukan hanya soal pitching, tetapi juga kesempatan bagi para peserta untuk bertemu langsung dengan para pelaku industri dan membuka peluang kolaborasi ke depannya," kata Rina.

Melalui LAIndieMovie, para filmmaker muda tidak hanya mendapatkan pembelajaran dari para ahli, tetapi juga peluang nyata untuk merealisasikan karya mereka menjadi film yang siap diproduksi.

Program ini menjadi komitmen LAIndieMovie dalam mendorong lahirnya talenta-talenta baru yang mampu menghadirkan cerita autentik dan memperkaya ekosistem perfilman Indonesia.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Inul Daratista Minta Pelaku Penyekapan 3 Tahun Dihukum Mati, Warganet Ikut Bereaksi
• 9 jam lalutvonenews.com
thumb
Pantau Sekolah Lapangan di Asmat, Gibran Siap Replikasi Sagu Papua
• 22 jam laluliputan6.com
thumb
Roy Suryo dan Dokter Tifa Tolak Tanda Tangani Berita Acara Pengalihan Penahanan, Dipaksa Pakai Rompi Oranye
• 9 jam laluharianfajar
thumb
Kesaksian Penjaga Kos: Korban YTR Sejak Ngekos Sudah Sakit dan Dipapah, 3 Bulan Dikunci dari Luar
• 1 jam lalurepublika.co.id
thumb
Bank Indonesia, Kemenkeu, hingga Danantara Bisa Jadi Pemegang Saham BEI
• 11 jam lalukumparan.com
Berhasil disimpan.