jpnn.com - Dewan Komando Pusat (DKP) Panji Bangsa memperingati Hari Lahir (Harlah) ke-1 dengan menggelar tasyakuran dan santunan kepada lebih dari 200 anak yatim piatu di Kantor DPP PKB, Jalan Raden Saleh Nomor 9, Jakarta Pusat, Senin (22/6).
Kegiatan tersebut dihadiri jajaran pengurus Panji Bangsa serta sejumlah badan otonom PKB, di antaranya DPP Perempuan Bangsa dan DKN Garda Bangsa.
BACA JUGA: Panji Bangsa Siapkan Puluhan Ribu Kader Militan Pengawal Suara PKB pada Pemilu 2029
Ketua Umum DKP Panji Bangsa Rivqy Abdul Halim atau Gus Rivqy mengatakan peringatan harlah pertama organisasi itu sengaja dirangkai dengan kegiatan sosial sebagai bentuk rasa syukur atas perjalanan satu tahun Panji Bangsa.
"Harlah pertama Panji Bangsa ini kami sengaja rangkai dengan berbagi kasih kepada anak-anak yatim piatu. Apalagi momentum ini bertepatan dengan bulan Muharram yang dalam tradisi Islam dikenal sebagai bulan yang sangat istimewa untuk memuliakan dan menyayangi anak yatim," kata Gus Rivqy.
Menurut anggota Komisi VI DPR RI itu, kehadiran Panji Bangsa harus mampu memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, tidak sekadar hadir dalam kegiatan seremonial.
"Karena itu, kami ingin rasa syukur atas perjalanan satu tahun Panji Bangsa diwujudkan melalui aksi nyata yang memberi manfaat bagi sesama," ujarnya.
Gus Rivqy menegaskan semangat utama Panji Bangsa adalah pengabdian dan kepedulian terhadap sesama.
"Semangat Panji Bangsa adalah semangat pengabdian. Kami ingin menegaskan bahwa kekuatan organisasi tidak hanya diukur dari soliditas kadernya, tetapi juga dari sejauh mana kehadirannya mampu menghadirkan manfaa," tuturnya.
Dia menambahkan, bulan Muharram menjadi momentum bagi seluruh kader Panji Bangsa untuk terus memperkuat nilai-nilai kemanusiaan dan kepedulian sosial dalam setiap aktivitas organisasi.
Peringatan Harlah ke-1 Panji Bangsa berlangsung dalam suasana hangat dan penuh kebersamaan. Selain tasyakuran dan doa bersama, kegiatan juga diisi dengan pemberian santunan kepada ratusan anak yatim piatu.
"Usia satu tahun memang masih sangat muda. Namun kami ingin menjadikan usia yang muda ini sebagai energi untuk terus bergerak, mengabdi, dan menebar manfaat," ucapnya.
Di akhir sambutannya, Gus Rivqy meminta doa dari anak-anak yatim piatu yang hadir agar seluruh kader Panji Bangsa dan PKB tetap istiqamah dalam memperjuangkan nilai-nilai kemanusiaan.
"Alhamdulillah saat ini banyak kader Panji Bangsa yang diamanahi menjadi pengurus PKB di sejumlah daerah. Mohon doanya semoga komitmen perjuangan kami terus tumbuh dan menjadikan PKB semakin berkibar," pungkas Gus Rivqy.(kkp/jpnn)
Redaktur : Elvi Robiatul
Reporter : Kenny Kurnia Putra



