JAKARTA, KOMPAS.TV - Kementerian Ketenagakerjaan menyiapkan program pelatihan vokasi nasional dengan target sebanyak 220.000 peserta pada Semester II 2026.
Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Yassierli mengatakan pelaksanaan program tersebut merupakan tindak lanjut dari arahan Presiden Prabowo Subianto dan hasil rapat koordinasi pemerintah terkait stimulus ekonomi.
"Alhamdulillah, tentu arahan dari Pak Presiden dan juga hasil rapat Rakortas, kemudian pelatihan vokasi nasional dengan target sebesar 220.000," kata Yassierli dalam konferensi pers stimulus ekonomi Semester II 2026 di Jakarta, Senin (22/6/2026).
Ia menuturkan program tersebut akan difokuskan kepada kelompok usia produktif yang membutuhkan peningkatan keterampilan agar lebih siap memasuki dunia kerja.
Baca Juga: Bantuan Pangan Dilanjutkan Juli-September 2026, Menjangkau 33,24 Juta Penerima
"Dengan target kita fokus itu adalah lulusan SMA/SMK dan 50.000 orang adalah untuk mereka yang terkena PHK," ujarnya dipantau dari Breaking News Kompas TV.
Program vokasi menjadi salah satu komponen dalam paket stimulus ekonomi Semester II 2026 yang diluncurkan pemerintah untuk menjaga pertumbuhan ekonomi dan daya beli masyarakat.
Menurut Yassierli, peningkatan keterampilan tenaga kerja menjadi langkah penting untuk menghadapi tantangan ketenagakerjaan sekaligus memenuhi kebutuhan industri.
Baca Juga: Pelatihan Vokasi Nasional Tahap 3 Dibuka hingga 9 Juli 2026, Ini Syarat dan Cara Daftarnya
Saat ini, Kementerian Ketenagakerjaan tengah mempersiapkan pelaksanaan program agar berjalan lebih efektif dibanding tahun sebelumnya. Evaluasi difokuskan pada pemerataan peserta dan kesesuaian bidang keahlian dengan kebutuhan dunia usaha.
Penulis : Dina Karina Editor : Tito-Dirhantoro
Sumber : Kompas TV
- program magang nasional
- pelatihan vokasi
- lulusan sma smk
- korban phk
- kementerian ketenagakerjaan





