Jakarta (ANTARA) - PT Donggi Senoro LNG (DSLNG) melakukan langkah penyelamatan ekosistem pesisir dalam rangka memperingati Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026 melalui aksi penanaman pohon bakau (mangrove) di Taman Wisata Alam Angke Kapuk, Jakarta Utara.
Hal tersebut dilakukan sebagai upaya meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan dari masyarakat yang tidak mengenal batas wilayah dan dapat diwujudkan di mana pun.
"Sebagai perusahaan yang bergerak di sektor energi, kami memahami bahwa keberhasilan tidak hanya diukur dari kinerja operasional dan bisnis, tetapi juga dari bagaimana kami memberikan kontribusi nyata bagi lingkungan dan masyarakat. Melalui penanaman mangrove ini, kami ingin menunjukkan bahwa kepedulian terhadap lingkungan harus diwujudkan melalui tindakan konkret dan kolaborasi berbagai pihak," ujar Operation Director DSLNG Adi Kustanto dalam keterangan resmi di Jakarta, Senin.
Ia menjelaskan, pemilihan Taman Wisata Alam Angke Kapuk sebagai lokasi kegiatan memiliki makna tersendiri karena kawasan itu merupakan salah satu benteng hijau pesisir Jakarta yang berperan penting dalam menjaga keseimbangan lingkungan di tengah tekanan urbanisasi dan perubahan iklim.
DSLNG juga mendukung implementasi PROPER Beyond Compliance, khususnya pada aspek ketangguhan wilayah, pengurangan risiko bencana, dan pemulihan lingkungan pascabencana.
"Aksi penanaman mangrove ini menjadi pengingat bahwa menjaga lingkungan bukan hanya tugas pemerintah atau kelompok tertentu. Dengan melibatkan pimpinan perusahaan, karyawan, hingga mitra kerja dalam satu gerakan bersama, DSLNG menunjukkan bahwa setiap langkah kecil yang dilakukan secara konsisten dapat memberikan dampak besar bagi masa depan lingkungan dan generasi mendatang," kata Adi.
Baca juga: DSLNG pasok lima kargo LNG penuhi kebutuhan gas domestik 2025
Baca juga: Donggi Senoro LNG klaim emisi buang rendah dan lingkungan terjaga
Baca juga: Tenaga Ahli Menteri ESDM apresiasi komitmen DSLNG penuhi gas domestik
Hal tersebut dilakukan sebagai upaya meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan dari masyarakat yang tidak mengenal batas wilayah dan dapat diwujudkan di mana pun.
"Sebagai perusahaan yang bergerak di sektor energi, kami memahami bahwa keberhasilan tidak hanya diukur dari kinerja operasional dan bisnis, tetapi juga dari bagaimana kami memberikan kontribusi nyata bagi lingkungan dan masyarakat. Melalui penanaman mangrove ini, kami ingin menunjukkan bahwa kepedulian terhadap lingkungan harus diwujudkan melalui tindakan konkret dan kolaborasi berbagai pihak," ujar Operation Director DSLNG Adi Kustanto dalam keterangan resmi di Jakarta, Senin.
Ia menjelaskan, pemilihan Taman Wisata Alam Angke Kapuk sebagai lokasi kegiatan memiliki makna tersendiri karena kawasan itu merupakan salah satu benteng hijau pesisir Jakarta yang berperan penting dalam menjaga keseimbangan lingkungan di tengah tekanan urbanisasi dan perubahan iklim.
DSLNG juga mendukung implementasi PROPER Beyond Compliance, khususnya pada aspek ketangguhan wilayah, pengurangan risiko bencana, dan pemulihan lingkungan pascabencana.
"Aksi penanaman mangrove ini menjadi pengingat bahwa menjaga lingkungan bukan hanya tugas pemerintah atau kelompok tertentu. Dengan melibatkan pimpinan perusahaan, karyawan, hingga mitra kerja dalam satu gerakan bersama, DSLNG menunjukkan bahwa setiap langkah kecil yang dilakukan secara konsisten dapat memberikan dampak besar bagi masa depan lingkungan dan generasi mendatang," kata Adi.
Baca juga: DSLNG pasok lima kargo LNG penuhi kebutuhan gas domestik 2025
Baca juga: Donggi Senoro LNG klaim emisi buang rendah dan lingkungan terjaga
Baca juga: Tenaga Ahli Menteri ESDM apresiasi komitmen DSLNG penuhi gas domestik

/https%3A%2F%2Fcdn-dam.kompas.id%2Fimages%2F2026%2F06%2F22%2F425234aec14ce2e34acbaeb8d757de25-cropped_image.jpg)



