Penahanan Ditangguhkan, Dokter Tifa: Kebenaran Tidak Padam di Negara Kita

rctiplus.com
1 jam lalu
Cover Berita
Penahanan Ditangguhkan, Dokter Tifa: Kebenaran Tidak Padam di Negara KitaNasional | okezone | Senin, 22 Juni 2026 - 23:01

JAKARTA - Tersangka kasus dugaan tudingan ijazah palsu Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi), Tifauzia Tyassuma atau Dokter Tifa, bersyukur permohonan penangguhan penahanannya dikabulkan Kejaksaan. Dengan adanya keputusan ini, ia menilai kebenaran tidak padam di Indonesia.

"Sekali lagi saya bersyukur karena pada hari ini ternyata kebenaran tidak padam di negara kita. Kebenaran menyala dengan adanya pembebasan kami berdua pada hari ini," ujar Tifa di Kejari Jakarta Selatan, Senin (22/6/2026).

Tifa menyatakan pihaknya akan terus konsisten dalam perjuangan membuktikan persoalan ijazah Jokowi. Ia pun mengajak seluruh rakyat Indonesia untuk tidak takut dalam menegakkan kebenaran.

"Dan kepada para ilmuwan, kepada para peneliti, ini adalah saatnya kita bicara tentang kebenaran. Kita dukung kebaikan bagi negara ini dengan semua ilmu yang kita miliki, jangan pernah takut untuk bicara tentang kebenaran," ujar Tifa.

Tifa mengucapkan terima kasih kepada Presiden Prabowo Subianto. Ia pun meyakini Prabowo memiliki andil besar dalam perjuangannya.

Baca Juga:2 Perampok Minimarket di Tangerang Terekam CCTV, Kini Diburu Polisi

"Saya mengucapkan terima kasih kepada Presiden Republik Indonesia, Bapak Prabowo Subianto, karena beliau sangat andil—saya yakin beliau berandil di dalam bagaimana kita berjuang ini," kata Tifa.

Tifa juga mengucapkan terima kasih kepada Kejaksaan. Pasalnya, ia mengaku turut dilayani dengan sangat baik.

"Kami juga mengucapkan terima kasih kepada Kepolisian, Polda Metro Jaya, yang kami berdua kemarin telah mendapatkan perawatan di rumah sakit ya, karena mungkin saking sibuknya, saking tidak merasanya, sampai kami tidak sadar bahwa kami berdua ini tidak dalam keadaan yang sehat. Kami diperlakukan dengan baik, kami dirawat di ruang VIP, diberikan fasilitas yang sangat baik," kata Tifa.

"Ketiga hal ini sangat penting bagi rakyat Indonesia ya, bahwa keadilan tidak mati di negara kita. Insya Allah. Sekarang kita jaga saja agar pemerintah benar-benar berjalan sesuai dengan kebaikannya, dan apabila kita ingin membantu, ayo kita bantu bersama-sama," pungkasnya.

Baca Juga:Jalankan Misi Perdamaian, TNI Lepas 744 Personel Satgas Konga UNIFIL ke Lebanon

Sekadar informasi, dua tersangka kasus dugaan ijazah palsu, Roy Suryo dan Dokter Tifa, dibebaskan oleh Kejari Jakarta Selatan pada Senin 22 Juni 2026. Hal ini disampaikan kuasa hukum Roy dan Dokter Tifa, Refly Harun. Ia menjelaskan bahwa pihaknya memang sudah mengajukan permohonan penangguhan penahanan kepada pihak Kejari sejak pagi hari.

"Sebelumnya, kami mengajukan surat penangguhan penahanan ini dan diterima pada pukul 08.25 WIB tadi pagi. Surat itu kami meminta untuk tidak ditahan," kata Refly Harun di Kejari Jakarta Selatan. 

#nasional

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Patung Jenderal Sudirman Tidak Dipindah, Pramono: Jadi Ikon Tengah Jembatan Donat Dukuh Atas
• 23 jam lalutvonenews.com
thumb
Gunung Ile Lewotolok Erupsi, Kolom Abu Membumbung 600 Meter di Atas Puncak
• 12 jam lalupantau.com
thumb
Profil dan Riwayat Karier Darmawan Prasodjo Dirut PLN, Didesak Mundur Imbas Pemadaman Listrik di Pulau Jawa
• 7 jam laludisway.id
thumb
Detik-detik Penangkapan Perampok Minimarket Bekasi, Pelaku Muncul dari Air
• 15 jam laludetik.com
thumb
Starmer: Pemilihan ketua baru Partai Buruh mulai 9 Juli
• 7 jam laluantaranews.com
Berhasil disimpan.