JAKARTA, DISWAY.ID - Profil dan riwayat pendidikan Ketua BEM FH UBK, Muhammad Abdimaludin mendadak disorot publik setelah ngaku terima suap agar tidak melakukan aksi demonstrasi di Istana Negara.
Sebelumnya Abdimaludin bersama rekannya di BEM FH UBK mewakili mahasiswa bertemu dengan Wakil Presiden (Wapres) RI Gibran Rakabuming Raka saat aksi demonstrasi pada Senin, 15 Juni 2026.
Usai bertemu dengan Gibran, sosok Muhammad Abdimaludin yang menjabat sebagai Ketua Badan Eksekutif Mahasiswa Fakultas Hukum Universitas Bung Karno (BEM FH UBK) dicari publik setelah mendapatkan uang suap senilai Rp6 juta.
Diakuinya bahwa dana tersebut berasal dari pihak kepolisian agar mahasiswa tidak melakukan aksi di Istana maupun DPR.
Meski begitu, aksi tetap dilaksanakan meski dana telah diterima.
BACA JUGA:Daftar Perwakilan BEM FH UBK Diduga Terima Suap Agar Tidak Aksi di Istana Negara, Segini Nominalnya
Nominal dana yang tidak disebutkan secara rinci dibagikan ramai-ramai ke sejumlah pengurus BEM FH UBK, termasuk wakilnya dan senior atau alumni.
Pembagian uangnya dilakukan setelah aksi berlangsung.
Profil Muhammad Abdimaludin Ketua BEM FH UBKTidak banyak informasi mengenai Muhammad Abdimaludin.
Dikutip dari Pangkalan Data Pendidikan Tinggi (PDDikti), Muhammad Abdimaludin tercatat sebagai mahasiswa Fakultas Hukum di Universitas Bung Karno (UBK).
BACA JUGA:Rincian Jumlah Uang Suap yang Diakui Ketua BEM FH UBK Sebelum Aksi di Istana Negara, Bagi-Bagi Senior
Statusnya saat ini sebagai mahasiswa aktif yang pertama kali memulai berkuliah pada 12 September 2022.
Sementara itu, berdasarkan informasi di Instagram @bemfhubk, Abdi mengemban amanah sebagai Ketua BEM FH UBK periode 2025/2026 bersama wakilnya, Rafly Maulana Akbar.
Dari informasi yang beredar, Ketua BEM FH UBK menerima kucuran dana sebesar Rp6 juta.
"Perihal uang itu memang saya terima agar tidak turun aksi. Tapi kami tetap turun," kata Abdi saat disidang di lingkungan kampus UBK.
- 1
- 2
- 3
- »




