BANGKALAN, DISWAY.ID -- Kunjungan Presiden Republik Indonesia ke-8, Prabowo Subianto, ke Kabupaten Bangkalan membawa kabar baik bagi para pedagang kaki lima di kawasan Alun-Alun Bangkalan.
Pemerintah Kabupaten Bangkalan memastikan dagangan para PKL yang terdampak penataan lokasi kunjungan Presiden akan dibeli oleh panitia.
Selanjutnya, makanan dan minuman tersebut akan dibagikan secara gratis kepada masyarakat yang hadir menyambut kedatangan Presiden.
BACA JUGA:Qodari: Konser Grup K-pop EXO Jadi Bukti Indonesia Dipercaya Dunia
Bupati Bangkalan, Lukman Hakim, mengatakan kebijakan itu diambil sebagai bentuk perhatian kepada para pedagang yang untuk sementara waktu tidak diperkenankan berjualan di sekitar Alun-Alun Bangkalan, khususnya di area pendaratan helikopter Presiden.
“Pertimbangan utama adalah faktor keamanan. Saat helikopter mendarat, dikhawatirkan barang-barang dagangan dapat berterbangan dan membahayakan,” ujar Lukman, Senin, 22 Juni 2026.
Menurut Lukman, Presiden Prabowo dijadwalkan tiba di Bangkalan pada Selasa setelah menyelesaikan agenda kunjungan di Kabupaten Sampang.
Dari Sampang, Presiden akan melanjutkan perjalanan ke Bangkalan melalui jalur udara dan mendarat di kawasan Alun-Alun Utara.
BACA JUGA:Rincian Jumlah Uang Suap yang Diakui Ketua BEM FH UBK Sebelum Aksi di Istana Negara, Bagi-Bagi Senior
Setelah tiba, Presiden dijadwalkan menuju Kampus Institut Agama Islam Syaichona Moh. Cholil untuk menghadiri penutupan Musyawarah Nasional Alim Ulama dan Konferensi Besar Nahdlatul Ulama.
Lukman menjelaskan, penataan kawasan alun-alun dilakukan untuk mendukung kelancaran, ketertiban, dan keamanan agenda kenegaraan tersebut. Para PKL yang biasa berjualan di sekitar titik pendaratan helikopter sementara waktu diliburkan dan direlokasi.
Namun, Pemkab Bangkalan memastikan para pedagang tetap mendapatkan perhatian.
Selain dagangannya dibeli panitia, para PKL juga akan ditempatkan di sepanjang jalur yang akan dilalui Presiden menuju lokasi acara.
Dengan demikian, aktivitas ekonomi masyarakat tetap berjalan meski ada penyesuaian sementara selama kunjungan Presiden.
BACA JUGA:Breaking! Ketua BEM FH UBK Disidang di Kampus, Mengaku Terima Duit Suap agar Tidak Aksi di Istana Negara
- 1
- 2
- »





