Kehadiran Bebi Romeo menjadi salah satu elemen penting yang memperkuat karakter musikal dalam mini album ini. Sentuhan musikalnya memberikan warna yang lebih mendalam pada sejumlah lagu yang mengangkat kisah perempuan, cinta, kehilangan, hingga keberanian untuk mengambil keputusan besar dalam hidup.
Di balik Duo Antonia terdapat sosok Dona Antonia yang merupakan seorang penyintas kanker. Pengalaman menghadapi masa sulit membuatnya memandang hidup dari perspektif yang berbeda. Dari perjalanan tersebut, musik menjadi sarana untuk mengekspresikan berbagai perasaan yang selama ini tersimpan.
“Setelah melewati semuanya, saya sadar hidup bisa berubah kapan saja. Musik akhirnya menjadi tempat saya kembali pulang,” ungkap Dona Antonia di Jakarta.
Baca Juga :
Afgan Anggap Bebi Romeo Sebagai Pahlawannya dalam BermusikPerjalanan hidup itulah yang kemudian melahirkan Duo Antonia. Bagi Dona, proyek ini bukan sekadar wadah berkarya, melainkan ruang yang memungkinkan berbagai cerita dan pengalaman hidup dituangkan menjadi karya yang dapat dirasakan banyak orang.
Untuk menyampaikan pesan-pesan emosional dalam setiap lagu, Dona menggandeng Eriska Millen atau Millen sebagai vokalis utama. Karakter vokal Millen yang lembut namun penuh penghayatan dinilai mampu menerjemahkan berbagai emosi yang ingin disampaikan melalui lagu-lagu Duo Antonia.
Mini album Suara Hati berisi enam lagu yang merepresentasikan beragam pengalaman perempuan. Setiap lagu membawa kisah berbeda yang dekat dengan realitas kehidupan, mulai dari hubungan yang tidak sehat, penyesalan, hingga perjuangan untuk melepaskan diri dari cinta yang menyakitkan.
Salah satu lagu yang mendapat perhatian adalah "Bukan Denganku". Lagu ini mendapatkan sentuhan langsung dari Bebi Romeo dan terinspirasi dari sosok perempuan yang berani mengambil keputusan untuk meninggalkan hubungan yang toxic.
Bebi Romeo juga terlibat dalam penggarapan lagu "Saat Kau Pergi". Lagu berdurasi 4 menit 34 detik tersebut menghadirkan nuansa emosional yang kuat melalui aransemen dramatis. Ceritanya terinspirasi dari pengalaman nyata seseorang yang menyesali kepergian sosok yang selama ini tulus mencintainya.
Selain dua lagu tersebut, Suara Hati juga memuat lagu "Asalkan Ku Bisa" yang mengisahkan perempuan yang terus bertahan dalam hubungan tanpa kepastian karena terlalu mencintai pasangannya. Sementara "Biarkanlah Aku Pergi" bercerita tentang keinginan seseorang untuk keluar dari hubungan cinta segitiga yang terus mengekangnya.
Baca Juga :
Bebi Romeo jadi Musisi Pertama yang Tampil di Seri Konser Hits Reborn"Bagi saya, ini bukan sekedar karya musik, Suara Hati merupakan simbol keberanian Perempuan untuk akhirnya mendengarkan suara hatinya sendiri, memilih untuk melangkah, berkarya, dan hidup melalui musik,” tutupnya.
Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda
(ELG)





