VIVA – Selain Timnas Indonesia, negara Asia Tenggara yang bermimpi bisa melangkah ke Piala Dunia 2030 adalah rival terberatnya yaitu Vietnam.
Dalam sebuah ulasan oleh media setempat, Vietnam mengatakan jika mereka terinspirasi dari Jepang yang kini menjadi kekuatan Asia diperhitungkan.
Dengan hampir selangkah lagi lolos ke Piala Dunia 2026 sebelum terhenti di babak kualifikasi keempat, Timnas Indonesia menatap serius kesempatan berikutnya.
Penunjukkan John Herdman yang telah berpengalaman bersama Kanada menuju Piala Dunia menjadi bukti keseriusan Timnas Indonesia untuk merealisasikan mimpi itu.
Hal serupa juga dikatakan Presiden RI Prabowo Subianto. Saat menerima kunjungan John Herdman beserta Ketum PSSI Erick Thohir, ia ingin Piala Dunia 2030 diutamakan.
Namun sebelum melangkah lebih jauh, Prabowo Subianto meminta agar John Herdman antarkan Timnas Indonesia juara Piala AFF 2026 untuk menegaskan hegemoni di Asia Tenggara.
“FIFA ASEAN adalah turnamen yang harus kita menangkan untuk menunjukkan bahwa kita berada di puncak Asia Tenggara,“ kata John Herdman dengan optimis.
Vietnam juga Ingin ke Piala Dunia 2030- vff
Tidak hanya Timnas Indonesia, sang rival ASEAN Vietnam juga punya tekad serupa. Satu tempat di Piala Dunia 2026 menjadi impian utama skuad Kim Sang-sik.
Tidak tanggung-tanggung, The Golden Star bahkan menjadika Jepang sebagai tolok ukur kesuksesan salah satu wakil Asia di ajang empat tahunan tersebut.
Bayangkan, tim Samurai Biru selalu lolos ke Piala Dunia dalam delapan kali berturut-turut atau sejak partisipasi pertama mereka pada edisi 1998 di Prancis.
“Jepang menunjukkan bahwa mencapai status kelas dunia membutuhkan pembangunan fondasi yang jauh lebih berkelanjutan,“ tulis Soha.
Fondasi yang dimaksud adalah investasi Jepang dalam pengembangan pemain muda, liga profesional, konsistensi filosofi sepak bola di semua tingkatan sampai memfasilitasi karier pemain mereka ke luar negeri.
Vietnam pun percaya diri jika mereka sudah berada di jalur yang tepat. Kelolosan ke Piala Dunia U-20 2017; runner-up Piala Asia U-23 2018; dan Piala Dunia U-17 2025 jadi bukti.
“Sepak bola Vietnam juga memiliki fondasi untuk memupuk mimpi berpartisipasi di Piala Dunia di masa depan,” jelasnya





