Pantau - Ahli gizi dan diet bersertifikat Shweta Panchal membagikan lima langkah yang dapat membantu menekan lonjakan gula darah pada pagi hari, terutama bagi penderita diabetes yang rentan mengalami Fenomena Fajar (Dawn Phenomenon).
Menurut Panchal, lonjakan gula darah saat pagi hari dapat terjadi meski seseorang tidak mengonsumsi makanan sejak malam sebelumnya.
Fenomena Fajar Picu Kenaikan Gula DarahPanchal menjelaskan tubuh secara alami melepaskan hormon kortisol dan hormon pertumbuhan antara pukul 02.00 hingga 08.00.
"Di antara pukul 02.00 hingga 08.00, tubuh secara alami melepaskan hormon kortisol dan hormon pertumbuhan yang memberi sinyal kepada hati untuk melepaskan cadangan glukosa," ungkapnya.
"Ini terjadi pada semua orang. Tapi, pada penderita diabetes insulin tidak dapat mengelola glukosa ekstra tersebut secara efisien, sehingga gula darah puasa melonjak walau Anda tidak makan apa-apa," tambahnya.
Fenomena tersebut merupakan proses hormonal alami yang melibatkan fungsi hati dan pengaturan kadar gula darah dalam tubuh.
Lima Cara Mengendalikan Lonjakan Gula DarahPanchal merekomendasikan makan malam lebih awal, idealnya sebelum pukul 19.00, untuk mengurangi pelepasan glukosa berlebih selama malam hari.
Ia juga menyarankan minum air putih setelah bangun tidur sebelum mengonsumsi teh atau kopi.
Sarapan kaya protein sekitar 30 menit setelah bangun tidur dinilai dapat membantu menstabilkan kadar gula darah.
Selain itu, berjalan kaki selama sekitar 10 menit pada pagi hari dapat membantu otot menyerap glukosa dari aliran darah.
Panchal turut mengingatkan agar tidak melewatkan sarapan karena kebiasaan tersebut dapat meningkatkan kadar kortisol dan memperburuk lonjakan gula darah.




