JAKARTA, DISWAY.ID -- Wakil Ketua DPR RI Saan Mustopa menegaskan bahwa fungsi pengawasan atau check and balances di parlemen tetap berjalan meski mayoritas partai politik saat ini berada dalam koalisi pemerintahan Presiden Prabowo Subianto.
Pernyataan tersebut disampaikan untuk menanggapi pandangan sejumlah kalangan yang menilai DPR cenderung mengikuti seluruh kebijakan pemerintah sehingga dikhawatirkan mengurangi fungsi kontrol terhadap lembaga eksekutif.
Menurut politikus Partai NasDem tersebut, DPR tetap menjalankan tugasnya untuk menyerap aspirasi masyarakat dan mengawasi pelaksanaan kebijakan pemerintah melalui berbagai alat kelengkapan dewan, khususnya komisi-komisi.
BACA JUGA:Profil dan Riwayat Pendidikan Rafly Maulana Akbar Wakil Ketua BEM FH UBK Terima Suap Dibalik Demo Istana
“Check and balances kan tetap jalan ya. Terkait dengan keluhan-keluhan masyarakat, terkait dengan soal kebijakan-kebijakan dan program-program pemerintah, di komisi-komisi terkait itu kan disikapi juga, dikritisi juga,” kata Saan kepada wartawan di Kompleks Parlemen, Selasa, 23 Juni 2026.
Saan menjelaskan DPR selama ini menerima berbagai aspirasi dari masyarakat, mulai dari kelompok mahasiswa hingga organisasi kemasyarakatan.
Saan mengatakan, seluruh fraksi di DPR memiliki komitmen yang sama untuk merespons berbagai persoalan yang berkembang di tengah masyarakat.
“DPR itu bisa secara bersama-sama. Jadi apa semua yang menjadi aspirasi masyarakat, semua yang menjadi keluh kesah masyarakat yang masuk ke DPR, tentu kita sikapi secara bersama-sama,” ujarnya.
BACA JUGA:Berperkara di Jaksel, Roy Suryo dan Dokter Tifa akan Disidang di Pengadilan Negeri Jakarta Timur
Dia mencontohkan pengawasan DPR terhadap program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang belakangan menjadi sorotan publik.
"Apa misalnya gini, terkait dengan keluhan-keluhan masyarakat ya, terkait dengan soal kebijakan-kebijakan dan program-program pemerintah kan juga di komisi-komisi terkait itu kan disikapi juga kan gitu, dikritisi juga," jelas Saan.
Saan mengatakan DPR juga telah mendengar langsung penjelasan Kepala BGN saat menerima perwakilan mahasiswa beberapa waktu lalu.
Dalam pertemuan itu, pemerintah menyampaikan berbagai langkah perbaikan, mulai dari penataan teknis, moratorium sejumlah kegiatan, hingga upaya efisiensi anggaran.
“Ketika DPR menerima mahasiswa dan Kepala BGN menyampaikan bahwa mereka sedang melakukan penataan kembali terkait dengan tata kelola MBG. Banyak sekali yang mereka perbaiki dan sempurnakan, baik secara teknis, penertiban, moratorium, sampai ke tingkat efisiensi dan penghematan,” imbuhnya.
BACA JUGA:Update Prakiraan Cuaca Jakarta Hari ini 23 Juni 2026, Waspada Jaksel dan Jaktim Hujan Deras!
- 1
- 2
- »





