Marsekal Madya Arif Widianto Menjabat Inspektur Jenderal TNI AU

kompas.com
6 jam lalu
Cover Berita

JAKARTA, KOMPAS.com - Marsekal Madya TNI Arif Widianto resmi menjabat sebagai Inspektur Jenderal TNI Angkatan Udara (Irjenau).

Pergantian itu ditandai dengan serah terima jabatan yang dipimpin Kepala Staf Angkatan Udara (Kasau) Marsekal TNI M Tonny Harjono di Auditorium IG Dewanto Mabesau, Cilangkap, Jakarta Timur, Senin (22/6/2026).

Baca juga: Buku Militer Pemikir, Pemikir Militer, Membaca Gagasan Reformasi TNI Agus Widjojo

Kepala Dinas Angkatan Udara Marsekal Pertama TNI I Nyoman Suadnyana mengatakan, Arif Widianto menggantikan Marsekal Madya TNI Arif Mustofa dalam regenerasi kepemimpinan di jajaran pengawasan internal TNI AU.

“TNI Angkatan Udara melanjutkan regenerasi kepemimpinan pada jabatan Inspektur Jenderal TNI Angkatan Udara,” kata Nyoman dalam siaran pers Dinas Penerangan Angkatan Udara.

Jaleswari mengkhawatirkan pelibatan prajurit Batalyon Teritorial Pembangunan di bidang pertanian dapat menyita waktu latihan tempur prajurit.

Baca juga: Profil Marsda Arif Widianto, Pati AU yang Kini Jabat Dansesko TNI

Berdasarkan catatan Kompas.com, Arif Widianto pernah menjabat Komandan Sekolah Staf dan Komando (Dansesko) TNI pada April 2024.

Arif merupakan perwira tinggi TNI AU lulusan Akademi Angkatan Udara (AAU) 1990.

Sepanjang kariernya di dunia militer, Arif pernah menduduki beberapa jabatan strategis. Di antaranya Komandan Lanud Balikpapan (2010) dan Komandan Wing Pendidikan 500/Umum (2013).

Selanjutnya Komandan Wing Taruna AAU (2015), Komandan Lanud Manuhua (2016), Direktur Pendidikan (Dirdik) AAU (2017), dan Sesdisopslatau (2019).

Apa itu jabatan Irjenau?

Jabatan Irjenau merupakan salah satu posisi strategis di lingkungan TNI AU yang bertugas menjalankan fungsi pengawasan internal terhadap pelaksanaan program dan tata kelola organisasi.

.ads-partner-wrap > div { background: transparent; } #div-gpt-ad-Zone_OSM { position: sticky; position: -webkit-sticky; width:100%; height:100%; display:-webkit-box; display:-ms-flexbox; display:flex; -webkit-box-align:center; -ms-flex-align:center; align-items:center; -webkit-box-pack:center; -ms-flex-pack:center; justify-content:center; top: 100px; }

Menurut Nyoman, pergantian tersebut merupakan bagian dari pembinaan personel dan organisasi yang dilakukan secara berkelanjutan.

Nyoman bilang, regenerasi kepemimpinan diperlukan untuk menjaga kesinambungan pelaksanaan tugas pengawasan sekaligus mendukung tata kelola organisasi yang efektif dan akuntabel di lingkungan TNI AU.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Purbaya Bakal Bayar DBH ke Pemda Secara Bertahap hingga Tingkatkan TKD
• 21 jam lalukumparan.com
thumb
Prabowo Sahkan Revisi UU Polri, Atur Jabatan Sipil, Usia Pensiun, hingga Polisi Siber
• 22 jam lalupantau.com
thumb
Gempa M 4,2 Terjadi di Buru Selatan Maluku
• 16 jam laludetik.com
thumb
KDM Optimistis Tak Ada Siswa Tertinggal, 1.015 Sekolah Swasta Siap Menampung
• 9 jam lalubisnis.com
thumb
Kejari Jaksel Menangguhkan Penahanan Roy Suryo dan Dokter Tifa
• 16 jam lalumetrotvnews.com
Berhasil disimpan.