Deniz Undav, Penyerang Andalan yang Loloskan Jerman ke Babak Gugur 32 Besar

katadata.co.id
3 jam lalu
Cover Berita

Pertandingan kedua di fase grup Piala Dunia 2026 menyajikan drama yang luar biasa bagi tim nasional Jerman. Skuad berjuluk Die Mannschaft tersebut berhasil mengamankan tiket menuju babak gugur 32 besar setelah melewati laga sengit kontra Pantai Gading di Toronto Stadium, Kanada, pada Minggu, 21 Juni 2026 dini hari WIB. Sempat tertinggal satu gol terlebih dahulu, Jerman sukses membalikkan keadaan untuk meraih kemenangan dramatis dengan skor akhir 2-1.

Keberhasilan membalikkan kedudukan tersebut tidak lepas dari kontribusi yang ditunjukkan oleh Deniz Undav. Penyerang berusia 29 tahun itu tampil menggila dengan memborong dua gol (brace) kemenangan Jerman masing-masing pada menit ke-68 dan menit ke-94. Berkat tambahan tiga poin ini, Jerman kini kokoh memuncaki klasemen sementara Grup E dengan perolehan 6 poin, disusul Pantai Gading dengan 3 poin, serta Ekuador dan Curacao yang baru mengantongi masing-masing 1 poin dari dua pertandingan.

Aksi penyelamat di menit-menit akhir tersebut langsung membuat profil Deniz Undav mendadak jadi sorotan dan dicari oleh para netizen, sekaligus menobatkannya sebagai pemain terbaik (Man of the Match). Keberhasilan ini terasa sangat istimewa karena resmi memastikan tiket kelolosan pertama bagi Die Mannschaft ke babak gugur Piala Dunia sejak tahun 2014 silam. 

Namanya kian harum di panggung internasional lantaran merangsek masuk ke dalam jajaran papan atas top skor sementara Piala Dunia 2026 melalui torehan total tiga gol yang setara dengan perolehan penyerang legendaris Argentina, Lionel Messi, serta striker andalan Kanada, Jonathan David.

Perjalanan Karier yang Berliku Akibat Kendala Fisik

Langkah impresif Deniz Undav di panggung tertinggi sepak bola dunia ini sekaligus memperpanjang catatan magisnya selama turnamen berlangsung di Amerika Utara. Sebelumnya, pada laga pembuka menghadapi Curacao, pemain bertinggi badan 1,79 meter ini juga sukses menyumbang satu gol serta dua asis dalam kemenangan telak 7-1, sekaligus menyamai rekor legenda sepak bola Jerman, Pierre Littbarski, sebagai pemain pengganti yang mampu mengemas dua asis dalam satu laga Piala Dunia. 

Keberhasilan mencapai puncak performa ini merupakan buah dari ketekunan yang sangat panjang bagi sang pemain yang lahir di Varel, Jerman pada 19 Juli 1996 dan tumbuh besar di lingkungan imigran kawasan Achim. Dari segi garis keturunan, ia merupakan bagian dari etnis Kurdi Yazidi yang bermigrasi dari provinsi Urfa, Turki, menjadikannya sebagai pesepakbola keturunan Yazidi pertama dalam sejarah yang sukses menembus skuad tim nasional Jerman di turnamen mayor.

Berbeda dengan pesepak bola bintang pada umumnya, perjalanan karier di level klub tidak berjalan mulus sedari awal. Pada tahun 2012, ia sempat mengalami pukulan telak ketika didepak dari akademi pemuda Werder Bremen karena masalah postur tubuh yang dinilai terlalu pendek oleh tim pelatih.

Namun, penolakan tersebut tidak mematahkan semangatnya demi menjadi pemain profesional. Ia memilih bangkit dengan merintis karier kembali dengan berjuang merangkak dari kompetisi kasta bawah bersama klub amatir TSV Havelse dan SV Meppen, hingga akhirnya meledak bersama klub Belgia, Union Saint-Gilloise.

Di sana, ia memenangkan gelar juara Belgian First Division B pada 2021, membawa Union SG promosi, dan mengakhiri musim 2022 sebagai top skor liga lewat torehan 18 gol sekaligus dinobatkan sebagai Pemain Terbaik Belgia. Ketajaman luar biasa tersebut menarik minat klub Liga Inggris, Brighton & Hove Albion, yang kemudian merekrutnya pada 31 Januari 2022 dengan nilai transfer mencapai 7 juta euro atau sekitar Rp20 miliar. 

Pengalaman berliku di berbagai negara tersebut membentuk karakteristik bermainnya menjadi penyerang yang adaptif dan sangat tangguh menghadapi lini pertahanan lawan.

Kebangkitan Bersama Stuttgart Hingga Menembus Skuad Utama Jerman

Nama Deniz Undav baru benar-benar melambung tinggi setelah memutuskan kembali ke tanah kelahirannya untuk membela VfB Stuttgart sejak musim 2023. Pada 2 Agustus 2023, Deniz Undav resmi bergabung dengan klub kontestan Bundesliga tersebut dengan status pinjaman selama satu musim penuh.

 Di bawah asuhan tim kepelatihan Stuttgart, performanya meningkat pesat dengan catatan impresif berupa 18 gol dan 9 assist di musim perdana, yang sekaligus membawa timnya finis di posisi kedua klasemen akhir serta lolos ke Liga Champions untuk pertama kalinya sejak musim 2009-2010.

Imbas dari performa luar biasa tersebut, Stuttgart langsung mempermanenkan status kepemilikannya pada 9 Agustus 2024 dengan kontrak awal selama tiga tahun, sebelum akhirnya diperpanjang lagi hingga Juni 2029 pada 1 Juni 2026 kemarin setelah ia mengemas rekor pribadi 19 gol di Bundesliga musim ini dan menutup kompetisi sebagai pencetak gol terbanyak asal Jerman. 

Performa konsisten di level klub inilah yang akhirnya membuat pelatih timnas Jerman kepincut untuk memanggilnya sejak Maret 2024 lalu untuk laga persahabatan melawan Prancis dan Belanda, hingga kini ia bertransformasi menjadi senjata mematikan baru bagi lini serang tim panser.

Kisah perjalanannya di level internasional pun sejatinya tidak semulus yang dikira para penggemar sepak bola. Meski secara regulasi memenuhi syarat untuk membela tim nasional Turki, ia memilih menolak tawaran tersebut karena darah Kurdi yang mengalir di dalam dirinya. 

Pintu karir internasionalnya baru terbuka lebar setelah ia konsisten di kompetisi domestik, sebelum akhirnya berturut-turut masuk ke dalam skuad Euro 2024 dan kini memperkuat Jerman di Piala Dunia 2026.

Peluang Menjadi Starter di Bawah Arahan Julian Nagelsmann

Keberhasilan meloloskan Jerman ke babak gugur secara dramatis memberikan dampak yang sangat besar bagi kelanjutan turnamen Die Mannschaft. Penampilan impresif yang ditunjukkan dalam laga melawan Pantai Gading membuat posisi tawarnya di dalam tim meningkat drastis. Efektivitasnya dalam memanfaatkan peluang sekecil apa pun di depan gawang menjadi solusi nyata bagi lini depan Jerman yang sempat mengalami kebuntuan.

Melihat kontribusi masif tersebut, pelatih kepala Jerman, Julian Nagelsmann, secara terbuka memberikan apresiasi tinggi dan mulai mempertimbangkan untuk memasang Deniz Undav sebagai pilihan utama atau starting lineup pada laga-laga krusial berikutnya. 

Dalam keterangannya kepada media setelah pertandingan, sang pelatih mengindikasikan bahwa ia berpikir setiap pemain tentu ingin berada di starting lineup, tetapi ia rasa saat ini sang penyerang juga sangat bahagia dengan perannya. Publik kini menantikan sejauh mana ketajaman sang striker andalan mampu membawa Jerman melangkah lebih jauh dalam misi merebut trofi juara dunia.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Kubu Jokowi Berkomentar Menohok Terkait Kejaksaan Tangguhkan Penahanan Roy Suryo dan Dokter Tifa: Sangat Berbahaya
• 9 jam lalutvonenews.com
thumb
Hasil Sidang Komdis PSSI: Persija Didenda Rp485 Juta, Persib Rp250 Juta
• 23 jam lalubola.com
thumb
Sisi Lain Down Syndrome Film Tanah Runtuh Ajak Penonton Melihat Dunia dengan Mata Cinta
• 19 jam laluparagram.id
thumb
Kejari Jaksel Beber Alasan Tak Menahan Roy Suryo & Dokter Tifa
• 17 jam lalujpnn.com
thumb
Sadis! Pria Lansia di Lampung Bacok Tetangga, 3 Orang Terluka
• 5 jam lalurctiplus.com
Berhasil disimpan.