Grid.ID - Berikut ini kronologi bus rombongan pendaki di Karanganyar alami kecelakaan. Penyebabnya diduga karena rem blong.
Peristiwa nahas menimpa rombongan pendaki di Karanganyar. Sebab, bus yang mereka tumpangi mengalami kecelakaan di Desa Puntukrejo, Kecamatan Ngargoyoso, Kabupaten Karanganyar pada Senin (22/6/2026).
Kronologi
Bus saat itu melaju seperti biasa. Bus melaju dari arah timur (Kemuning) hendak menuju ke arah barat (Karangpandan).
"Bus ini akan berangkat dengan tujuan wisata pendakian, namun sesampainya di lokasi pengemudi bus itu hilang kendali karena pengakuan sopir rem tidak berfungsi baik dan menabrak RM Mbak Ning sehingga terjadilah laka lantas tunggal," ujar Kasatlantas Polres Karanganyar AKP Razes Pernando Manurung, dikutip dari Tribun Solo.
Setelah mengalami kecelakaan, kondisi badan bus terlihat ringsek parah. Kaca bus pecah dan beberapa bagian penyok hingga mengalami lecet-lecet.
Puluhan Luka-luka
Bus pariwisata bernopol B 7558 YN menabrak tiang dan menyebabkan penumpang mengalami luka-luka. Diketahui bus mengangkut sebanyak 55 orang.
Akibat kejadian itu, sebanyak 22 orang mengalami luka-luka dan dibawa ke Puskesmas pukul 02.28 WIB.
Keterangan soal kejadian tersebut diungkap oleh sopir bus bernama Sukirno (67). Setelah menyadari ada yang tidak beres, ia meminta para penumpang yang berada di area depan bergeser ke barisan belakang.
Rombongan diketahui baru saja bertolak usai menyelesaikan aktivitas pendakian dari puncak Gunung Lawu melalui jalur administrasi pintu masuk Jalur Candi Cetho. Seluruh rombongan pendaki itu merupakan gabungan mahasiswa dari beberapa kampus di Jakarta.
"Rem tidak ada itu paling jarak 500 meter (dari lokasi kejadian). Sudah diinjek tiga kali tidak ada, rem tangan tidak ada berarti rem bocor," ujar Sukirno, dikutip dari Kompas.com.
Kronologi bus rombongan pendaki di Karanganyar alami kecelakaan. Penyebabnya diduga karena rem blong.
Sopir bus juga mengambil keputusan cepat dengan sengaja mengarahkan dan menabrakkan bus ke tiang di pinggir jalan. Namun akibat dari hantaman keras tersebut, bus juga sempat mengenai bagian bangunan rumah makan yang ada di pinggir jalan.
"Ini rem tidak ada, suruh (penumpang) ke belakang, yang deket saya sama deket pintu," tuturnya. (*)
Artikel Asli




