BPBD Surabaya: Banjir Senin 21 Titik, Selasa 16 Titik

suarasurabaya.net
5 jam lalu
Cover Berita

Badan Penanggulangan dan Bencana Daerah (BPBD) Kota Surabaya mencatat banjir menggenang Senin (22/6/2026) 21 titik dan hari ini Selasa (23/6/2026) 16 titik.

Irvan Widiyanto Kepala BPBD Kota Surabaya menyebut titik banjir merata hampir di semua area timur, barat, selatan, dan utara.

“Untuk secara geografis hampir sama ya, timur dan selatan dan utara, pusat ya, seperti kayak di Simo Kalangan, kemudian Tanjungsari,” bebernya, Selasa (23/6/2026).

Banjir menggenagi kawasan Nginden Intan Tengah hari ini, Selasa (23/6/2026). Foto: Meilita Elaine suarasurabaya.net

Hingga siang ini, sejumlah titik masih tergenang meski hujan deras sejak dini hari sudah mereda Selasa pagi.

“Ada beberapa titik yang masih dalam penanganan teman-teman DSDABM, teman-teman DLH dan teman-teman BPBD itu di wilayah Panjang Jiwo, kemudian di wilayah Medokan Semampir, dan Manyar Rejo itu. Saat ini juga dilakukan penyedotan. Pompa tetap semuanya berjalan tapi dilakukan penyedotan,” bebernya lagi.

Diberitakan sebelumnya, hujan deras mengguyur Kota Surabaya kemarin dan hari ini, mengakibatkan sejumlah titik banjir.

Pemkot Surabaya mengaku sudah mengoptimalkan rumah pompa untuk mengurangi debit genangan dan menerjunkan petugas di lokasi.

Eri Cahyadi Wali Kota Surabaya mengungkapkan bahwa penanganan banjir sudah dimulai sejak subuh, tak lama setelah hujan turun sekitar pukul 02.00 dini hari.

Pemkot mengerahkan total 21 unit mobil PMK dan 10 unit mobil DLH yang disebar di berbagai titik genangan di Surabaya.

Selain itu, tim Bina Marga ditugaskan membuka sedikit saluran-saluran yang sempat dibendung untuk proyek, guna mempercepat surut genangan.

Pantauan suarasurabaya.net pukul 13.00 WIB banjir masih menggenang area Nginden Intan Tengah setinggi kurang lebih 15 cm.

Meiga Ridwan (58 tahun) salah satu warga yang rumahnya terdampak menyebut banjir hari ini sampai masuk teras yang lebih tinggi 40 cm dari jalan perumahan.

“Kemarin sama juga, tapi sudah surut sore. Hari ini hujan lagi dari jam 2 pagi lalu masuk lagi,” ungkapnya.

Menurutnya selama 23 tahun tinggal di kawasan itu, baru hari ini genangan masuk ke teras rumah.

“Sebelumnya hujan deras pun enggak. Hari ini justru musim kemarau kan, tapi hujan tadi lama sih 5 jam,” tuturnya. (lta/iss/faz)


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Refly Harun Beberkan Isi Surat Roy Suryo dan Tifa agar Tak Ditahan
• 11 jam lalueranasional.com
thumb
Perempuan Disekap dan Dianiaya Pacar Selama 3 Tahun, Polisi Bentuk Tim Gabungan Buru Pelaku
• 21 jam lalukompas.tv
thumb
Menkes: Korban Penyekapan dan Penganiayaan Brutal Pacar selama 3 Tahun Bakal Jalani Rekonstruksi Wajah
• 7 jam lalurctiplus.com
thumb
Harga LNG Global Melonjak Berdampak ke Biaya Operasional Industri Energi di Asia Tenggara
• 2 jam laluidxchannel.com
thumb
Proyeksi Apindo soal Lapangan Kerja Hilirisasi dan Ekonomi Hijau
• 14 jam lalubisnis.com
Berhasil disimpan.