Tak Terduga, 3 Pebulu Tangkis Indonesia Ini Malah Pilih Pindah Kewarganegaraan setelah Raih Medali Olimpiade

tvonenews.com
5 jam lalu
Cover Berita

tvOnenews.com - Indonesia punya sejarah panjang sebagai salah satu raksasa bulu tangkis dunia.

Dari ajang All England, Kejuaraan Dunia, hingga Olimpiade, banyak atlet Merah Putih yang sukses mengangkat nama bangsa di panggung internasional.

Namun di balik deretan prestasi itu, ada pula kisah yang menyisakan rasa campur aduk: sejumlah mantan bintang bulu tangkis Indonesia justru memilih pindah kewarganegaraan setelah menorehkan prestasi besar, termasuk medali Olimpiade.

Fenomena ini selalu menarik perhatian karena menyangkut nama-nama besar yang pernah menjadi kebanggaan publik. 

Mereka bukan atlet biasa, melainkan sosok yang pernah berjuang membawa Indonesia berdiri di podium Olimpiade. 

Setelah pensiun atau memasuki fase baru dalam hidup, jalan yang dipilih ternyata berbeda. Ada yang menetap di luar negeri, membangun karier sebagai pelatih, hingga kembali bertanding dengan bendera negara lain.

Lalu, siapa saja pebulu tangkis Indonesia peraih medali Olimpiade yang kemudian memilih menjadi warga negara lain? Berikut tiga nama yang paling sering disorot.

1. Ardy B. Wiranata, peraih perak Olimpiade yang kemudian menjadi warga Kanada

Nama Ardy B. Wiranata punya tempat khusus dalam sejarah bulu tangkis Indonesia.

Lahir di Jakarta pada 10 Februari 1970, Ardy adalah salah satu tunggal putra terbaik yang dimiliki Indonesia pada era 1990-an.

Gaya bermainnya dikenal ulet, defensif, dan sulit ditembus lawan. Ia juga termasuk pemain yang sangat konsisten di level elite.

Puncak salah satu momen terbaik Ardy datang di Olimpiade Barcelona 1992.

Saat itu, Indonesia tampil luar biasa di nomor tunggal putra dengan menempatkan tiga wakil di semifinal.

Ardy sukses melangkah hingga partai final sebelum akhirnya meraih medali perak usai kalah dari rekan senegaranya, Alan Budikusuma.

Medali itu menjadi bagian penting dari sejarah awal kejayaan bulu tangkis Indonesia di Olimpiade.

Tak hanya Olimpiade, koleksi prestasi Ardy juga sangat lengkap. Ia pernah menjadi juara All England 1991, menjuarai Indonesia Open hingga enam kali, serta membawa Indonesia berjaya di berbagai turnamen besar lain.

Rekor enam gelar Indonesia Open itu membuat namanya tetap dikenang sebagai salah satu tunggal putra terbaik yang pernah dimiliki Indonesia.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Dorong Pertumbuhan Ekonomi, Wali Kota Makassar Tegaskan Pentingnya Investasi Berkualitas
• 22 jam laluharianfajar
thumb
Umi Pipik Beri Dukungannya untuk Ruben Onsu, Singgung Anak yang Jadi Korban Perceraian
• 23 jam lalugrid.id
thumb
Aceh Tak Lagi Cuma Jadi Penonton di Blok Migas Atas 12 Mil
• 8 jam laluwartaekonomi.co.id
thumb
Komisi VII DPR Dorong BPOM Perkuat Pengawasan Air Minum Dalam Kemasan demi Lindungi Konsumen
• 8 jam lalupantau.com
thumb
Sinergi BPJPH-Kemenpar Antar RI ke Peringkat 2 Wisata Ramah Muslim Dunia
• 8 jam laludetik.com
Berhasil disimpan.