Ringkasan Berita:
- Bupati Pasuruan Rusdi Sutejo mendorong pelaku IKM memperbaiki kemasan produk.
- Kemasan menarik dinilai mampu meningkatkan minat beli konsumen dan nilai jual produk.
- Pelaku usaha juga didorong memanfaatkan pemasaran digital untuk memperluas pasar.
- Diskoperindag Pasuruan siap mendampingi IKM melalui program pembinaan dan konsultasi.
Pasuruan (beritajatim.com) – Pemerintah Kabupaten Pasuruan terus mendorong pelaku Industri Kecil dan Menengah (IKM) untuk meningkatkan daya saing produk lokal. Salah satu langkah yang dinilai penting adalah mempercantik kemasan produk agar lebih menarik di mata konsumen dan mampu bersaing di pasar modern.
Bupati Pasuruan, M. Rusdi Sutejo, menilai kemasan menjadi salah satu faktor penting yang dapat memengaruhi keputusan konsumen saat membeli sebuah produk. Menurutnya, tampilan luar yang menarik mampu menciptakan kesan pertama yang positif sekaligus meningkatkan nilai jual produk.
“Terkadang konsumen itu tertarik membeli sebuah produk bukan karena kualitas produk yang dihasilkan, tapi karena kemasan produknya yang cantik,” ujar Mas Rusdi.
Ia menjelaskan, kemasan bukan sekadar pembungkus, tetapi juga menjadi bagian dari identitas dan strategi pemasaran sebuah produk. Karena itu, pelaku IKM perlu mulai memperhatikan aspek desain, warna, hingga informasi yang ditampilkan pada kemasan.
Menurutnya, produk lokal Pasuruan memiliki kualitas yang tidak kalah dengan produk dari daerah lain. Namun tanpa didukung kemasan yang menarik, peluang untuk menarik perhatian konsumen dan masuk ke pasar yang lebih luas akan menjadi lebih sulit.
Meski demikian, Mas Rusdi mengingatkan bahwa kemasan yang menarik harus diimbangi dengan kualitas produk yang konsisten. Perpaduan keduanya diyakini menjadi kunci untuk mempertahankan loyalitas pelanggan.
“Punyalah sebuah produk yang kualitasnya terjaga ditambah kemasan yang eye catching, pasti pembelinya tidak akan pernah berpaling,” tambahnya.
Selain memperkuat kemasan, pelaku usaha juga didorong untuk mulai memanfaatkan teknologi digital dalam memasarkan produknya. Menurut Mas Rusdi, perubahan perilaku konsumen yang semakin banyak berbelanja secara daring harus direspons dengan strategi pemasaran yang lebih modern.
Ia optimistis produk-produk unggulan Kabupaten Pasuruan mampu bersaing di pasar nasional apabila dikelola dengan manajemen branding yang baik dan didukung kualitas produk yang terjaga.
Sementara itu, Kepala Dinas Koperasi dan Perdagangan (Diskoperindag) Kabupaten Pasuruan, Taufikhul Ghony, memastikan pihaknya akan terus memberikan pendampingan kepada para pelaku IKM agar mampu berkembang dan naik kelas.
Pendampingan tersebut mencakup konsultasi desain kemasan, penguatan identitas merek, hingga fasilitasi berbagai perizinan yang dibutuhkan pelaku usaha untuk memperluas pasar.
“Kami akan terus hadir mendampingi pelaku usaha agar IKM dapat tumbuh, berkembang, dan naik kelas,” kata Taufikhul Ghony.
Melalui berbagai program pembinaan tersebut, Pemerintah Kabupaten Pasuruan berharap semakin banyak produk lokal yang mampu meningkatkan daya saing, memperluas pasar, dan memberikan dampak positif terhadap pertumbuhan ekonomi masyarakat di tingkat desa maupun daerah secara keseluruhan. [ada/beq]




