Setiap Hujan atau Tidak, Jalan di Bekasi Ini Tetap Tergenang, Warga Pertanyakan Penanganan

kompas.com
4 jam lalu
Cover Berita

BEKASI, KOMPAS.com - Genangan air di Jalan Duta Harapan, Kecamatan Bekasi Utara, Kota Bekasi, dikeluhkan warga karena terjadi hampir setiap hari, baik saat hujan maupun ketika cuaca cerah.

Kondisi tersebut membuat warga mempertanyakan penanganan pemerintah terhadap luapan air yang diduga berasal dari Kali SS Babelan di sekitar kawasan tersebut.

"Setiap lewat sini pasti jalannya basah, kirain karena hujan. Ternyata luapan dari kali," kata Farida (32), warga yang kerap melintas di lokasi, Selasa (23/6/2026).

Baca juga: Luapan Kali SS Babelan Terus Terjadi di Bekasi, Warga Keluhkan Jalan Jadi Licin dan Bau Menyengat

Menurut dia, genangan yang terjadi tidak hanya mengganggu kenyamanan, tetapi juga membahayakan pengguna jalan karena permukaan jalan menjadi licin akibat campuran air dan endapan lumpur.

"Jalannya enggak cuma tergenang, tapi licin juga. Kalau enggak hati-hati, bisa tergelincir," ujarnya.

Farida mengaku pernah menyaksikan pengendara sepeda motor terjatuh saat melintasi ruas jalan tersebut.

Selain itu, aroma tidak sedap dari tumpukan sampah di sekitar aliran kali juga kerap mengganggu warga.

Baca juga: Sampah Menumpuk di Kali Babelan, Jalan Duta Harapan Bekasi Tergenang dan Licin

"Apalagi kalau musim hujan, pasti baunya merebak. Kaya bau amis gitu," ucapnya.

Pantauan Kompas.com di lokasi menunjukkan genangan air setinggi sekitar 5 hingga 10 sentimeter masih menutupi sebagian badan jalan.

Kondisi itu membuat pengendara sepeda motor harus mengurangi kecepatan saat melintas.

Di sisi jalan, terlihat tumpukan sampah berupa plastik, ranting, hingga limbah rumah tangga yang menumpuk di tepi Kali SS Babelan. Bau lumpur yang menyengat juga tercium di sekitar lokasi.

Keluhan serupa disampaikan Ade (48), warga sekitar.

Ia mengatakan genangan sudah terjadi berulang kali dalam beberapa bulan terakhir, bahkan kerap muncul meski tidak hujan deras.

Baca juga: Edarkan Tramadol dan Hexymer, Pria di Babelan Bekasi Ditangkap Polisi

"Kalau enggak hujan deras banget sih, airnya tidak masuk ke dalam rumah. Paling sampai latar aja," ujar Ade.

.ads-partner-wrap > div { background: transparent; } #div-gpt-ad-Zone_OSM { position: sticky; position: -webkit-sticky; width:100%; height:100%; display:-webkit-box; display:-ms-flexbox; display:flex; -webkit-box-align:center; -ms-flex-align:center; align-items:center; -webkit-box-pack:center; -ms-flex-pack:center; justify-content:center; top: 100px; }

Menurut Ade, kondisi tersebut diduga terjadi karena saluran air yang tidak optimal serta posisi kali yang lebih tinggi dari permukiman warga.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Mengapa Perempuan Berpendidikan Masih Sering Dianggap 'Sia-sia'?
• 12 jam lalukumparan.com
thumb
Jangan Biarkan Industri Hengkang
• 14 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Kemitraan AS-Indonesia Tingkatkan Produksi Susu Harian Peternak 32,5 Persen
• 13 jam lalurepublika.co.id
thumb
Pemerintah Guyur Lagi Stimulus Ekonomi Rp 26 T pada Semester 2, Ini Daftarnya
• 20 jam lalukatadata.co.id
thumb
Stasiun JIS Sudah Bisa Digunakan, Pramono: Kado untuk HUT Jakarta
• 9 jam lalujpnn.com
Berhasil disimpan.