Di Balik Momen Haru Bandara, Ruben Onsu Ternyata Merasa Tak Percaya Diri dan Diawasi Saat Bersama Anak

grid.id
2 jam lalu
Cover Berita

Grid.ID – Momen haru menyelimuti keberangkatan Ruben Onsu menuju Tanah Suci untuk menjalankan ibadah Umrah pada Senin (22/6/2026). Setelah terpisah selama hampir tujuh bulan sejak akhir 2025, Ruben akhirnya bisa memeluk kedua buah hatinya di Bandara Soekarno-Hatta.

Pertemuan yang diinisiasi langsung oleh Sarwendah tersebut memperlihatkan momen hangat. Thalia, putri sulung Ruben, bahkan membawakan sebuah bingkisan kuning dan memberikan ucapan doa, “Selamat ibadah ya, Ayah.”

Namun, di balik jepretan kamera yang menangkap senyum bahagia tersebut, tersimpan sebuah kenyataan pahit yang dialami oleh sang presenter.

 

Kehilangan Kepercayaan Diri di Depan Anak Sendiri

Kuasa hukum Ruben Onsu, Minola Sebayang, mengungkapkan bahwa kliennya sebenarnya merasakan kecanggungan yang luar biasa saat bertemu dengan anak-anaknya. Jarak waktu yang lama dan konflik rumah tangga yang memanas diduga telah mempengaruhi kedekatan batin antara ayah dan anak ini.

"Hubungan anak dan ayah yang belakangan ini mungkin canggung. Ruben sendiri juga mengatakan bahwa dia juga nggak percaya diri," ungkap Minola Sebayang saat ditemui di kawasan Kuningan, Jakarta Selatan, Selasa (23/6/2026).

Menurut Minola, Ruben merasa ada sekat yang menghalanginya untuk berinteraksi secara lepas. Sang presenter merasa setiap gerak-geriknya selalu dipantau, yang membuatnya kehilangan kebebasan sebagai seorang ayah kandung.

"Seperti yang kita lihat pertemuan terakhir, dia merasa tidak bebas berinteraksi dengan anaknya karena merasa diawasi. Makanya seperti yang saya katakan selalu, janganlah menjadikan ayah menjadi orang asing dan orang asing menjadi ayah," tegas Minola.

 

Pertemuan Bandara Bukan "Gong" Perdamaian

Meskipun menyambut gembira pertemuan singkat tersebut, pihak Ruben Onsu menegaskan bahwa hal itu belum memenuhi poin kesepakatan dalam Akta 39 (perjanjian perceraian). Minola mengingatkan agar momen di bandara tidak dianggap sebagai realisasi penuh atas hak Ruben.

"Untuk melepas rindu oke, tapi kan bukan pertemuan (singkat) seperti ini yang kita inginkan. Pertemuan itu adalah berkumpul dua sampai tiga hari dalam satu minggu setiap minggu, bukan sebulan sekali," tuturnya.

Baca Juga: Umrah Bareng, Ruben Onsu dan Ivan Gunawan Tolak Sekamar Bareng

 

Laporan KPAI Tetap Berlanjut

Pertemuan di bandara ternyata tidak menyurutkan langkah hukum yang telah diambil Ruben. Sebelum berangkat Umrah, Ruben telah resmi mengadu ke Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI). Ada tiga poin krusial yang diperjuangkan Ruben: hakpertemuan rutin, dugaan lingkungan yang tidak aman bagi anak, serta isu eksploitasi.

Keresahan Ruben memuncak lantaran anak-anaknya kerap dilibatkan dalam sesi live jualan di media sosial. Selain itu, munculnya nama Giorgio Antonio yang dianggap terlalu mencampuri urusan pengasuhan anak juga menjadi poin keberatan serius bagi Ruben.

"Sampai hari ini, saya tidak mendapatkan instruksi apa pun untuk menunda atau meng-hold semua upaya hukum yang sedang dilakukan," kata Minola.

Kini, bola panas berada di tangan Sarwendah. Pihak Ruben berharap ada niat baik untuk memperbaiki komunikasi dan mengembalikan peran Ruben secara utuh sebagai ayah.

Publik kini menanti hasil dari rencana pertemuan besar kedua belah pihak yang dijadwalkan pada 11 Juli mendatang, setelah Ruben kembali dari ibadah Umrah. (*)

 

Artikel Asli


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Sita Ribuan Bal Pakaian Bekas, Purbaya Bakal Buru Otak Penyelundupan di Jakarta & Kalbar
• 40 menit lalubisnis.com
thumb
Top! Paramount Gading Serpong Luncurkan Destinasi Bisnis Premium Baru
• 17 jam lalucnbcindonesia.com
thumb
5 Berita Populer: Sarwendah soal Eksploitasi Anak; Kolaborasi No Na dan Jebung
• 11 jam lalukumparan.com
thumb
Pikap Terbakar Hebat di Tuban Picu Kepanikan Warga, Sopir Menghilang dari Lokasi
• 9 jam lalurctiplus.com
thumb
Wakilnya Tersandung Dugaan Korupsi Rp18 Miliar, Bupati Indramayu Lucky Hakim Buka Suara
• 14 jam laludisway.id
Berhasil disimpan.