Nama Muhammad Rachmat Kaimuddin kini menempati sejumlah posisi strategis di entitas usaha Badan Pengelola Investasi (BPI) Daya Anagata Nusantara atau Danantara Indonesia. Alumni SMA Taruna Nusantara angkatan kelima tahun 1997 itu tercatat menjadi pengurus di dua perusahaan baru yang berada di bawah ekosistem Danantara, yakni PT Danantara Development Management Fund dan PT Daya Energi Bersih Nusantara (Denera).
Sebelumnya, Rachmat dikenal sebagai Staf Khusus Menteri sekaligus Pelaksana Tugas Deputi Bidang Koordinasi Infrastruktur dan Transportasi di Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi pada 2022–2024. Ia juga sempat menjabat Presiden Komisaris PT Vale Indonesia Tbk pada 2024.
Berdasarkan data yang dihimpun Katadata.co.id, pembentukan Danantara Development Management Fund dan Denera telah tercatat di Kementerian Hukum. Kedua entitas tersebut berkedudukan di Wisma Danantara, Jalan Jenderal Gatot Subroto, Jakarta Selatan.
Rachmat Kaimuddin saat ini menjabat Direktur PT Danantara Development Management Fund. Perusahaan ini dipimpin oleh enam pengurus yang terdiri atas tiga anggota direksi dan tiga anggota dewan komisaris.
Susunan pengurus PT Danantara Development Management Fund adalah sebagai berikut:
Direksi
- Direktur Utama: Sigit Puji Santosa
- Direktur: Irwady Azwar
- Direktur: Muhammad Rachmat Kaimuddin
Dewan Komisaris
- Komisaris Utama: Imam Sufaat
- Komisaris: Hasan Londang
- Komisaris Independen: Indra Surya
Selain menjadi direktur di Danantara Development Management Fund, Rachmat juga tercatat sebagai Komisaris PT Daya Energi Bersih Nusantara (Denera), perusahaan yang dibentuk Danantara untuk mengembangkan proyek pengolahan sampah menjadi energi listrik atau waste to energy (WtE).
Berdasarkan penelusuran Katadata, Denera didirikan pada 1 April 2026. Adapun susunan pengurus perusahaan tersebut adalah:
Direksi
- Direktur Utama: Fadli Rahman
- Direktur: Cyntia Hendrayani
- Direktur: Maulana Muhammad
Dewan Komisaris
- Komisaris Utama: Nani Hendiarti
- Komisaris: Hernando
- Komisaris: Muhammad Rachmat Kaimuddin
Pembentukan Denera sejalan dengan rencana Danantara untuk mengembangkan proyek WtE secara masif di berbagai daerah. Program tersebut menjadi bagian dari upaya pemerintah mengatasi persoalan sampah perkotaan sekaligus memperkuat ketahanan energi berbasis sumber energi terbarukan.
Direktur Investasi Danantara sekaligus Lead Proyek WtE, Fadli Rahman, mengatakan nilai investasi proyek nasional tersebut diperkirakan mencapai Rp 91 triliun. Menurut dia, keberadaan holding WtE diperlukan untuk memastikan proyek pengolahan sampah menjadi energi berjalan sesuai ketentuan pemerintah.
"Nanti holding akan bekerja bersama dengan perusahaan pemenang tender WtE," ujar Fadli, Selasa (23/6).
Rekam Jejak Rachmat KaimuddinRachmat Kaimuddin menempuh pendidikan sarjana di Massachusetts Institute of Technology dan meraih gelar Bachelor of Science and Engineering. Ia kemudian melanjutkan studi ke Stanford Graduate School of Business dan memperoleh gelar Master of Business Administration (MBA) pada 2006.
Sebelum berkarier di pemerintahan, Rachmat memiliki pengalaman panjang di sektor keuangan, investasi, dan teknologi. Ia pernah menjabat Direktur Utama Bukalapak pada 2020–2022, Chief Financial Officer PT Bosowa Corporindo pada 2014–2018, serta Direktur Keuangan dan Perencanaan PT Bank Bukopin Tbk pada 2018–2019.
Kariernya juga mencakup posisi Vice President di Baring Private Equity Asia dan Principal di Quvat Management.
Di pemerintahan, Rachmat pernah menjabat Staf Khusus Menteri sekaligus Pelaksana Tugas Deputi Bidang Koordinasi Infrastruktur dan Transportasi di Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi pada 2022. Ia juga pernah menjadi Penasehat Khusus Menteri bidang Teknologi dan Pembangunan Berkelanjutan serta bertugas di Deputi Bidang Koordinasi Infrastruktur Dasar Kementerian Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan.
Di luar karier profesionalnya, Rachmat pernah menjabat Ketua Umum Ikatan Alumni SMA Taruna Nusantara periode 2014–2017, Presiden MIT Club Indonesia sejak 2022, Ketua Bidang Umum Persatuan Atletik Seluruh Indonesia, serta memimpin Yayasan Sumbangsih Abadi Taruna Nusantara yang mengelola berbagai program beasiswa bagi siswa SMA Taruna Nusantara.




