Kebakaran Toko Material di Setiabudi Jaksel Diduga akibat Korsleting

kompas.com
5 jam lalu
Cover Berita

JAKARTA, KOMPAS.com - Kebakaran toko material di Jalan Kalibata Barat, Setiabudi, Jakarta Selatan, pada Selasa (23/6/2026) siang diduga akibat korsleting listrik.

"Dugaan penyebab fenomena kelistrikan," ungkap Perwira Piket Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) Jakarta Selatan, Anwar Kamsari, dalam keterangannya, Selasa.

Ia mengungkapkan, kebakaran pertama kali diketahui oleh seorang anak sekolah yang melintas di depan toko material tersebut.

Baca juga: UBK: Demo Mahasiswa Murni, Pertemuan dengan Wapres Spontan

“Anak sekolah melihat dan berteriak kebakaran di lantai 2 bangunan, dan pemilik bangunan baru menyadari setelah diberitahu,” ungkapnya.

Pemilik bangunan, yakni Edi bersama warga sempat berupaya memadamkan api menggunakan air. Namun, kobaran api justru semakin membesar.

Edi kemudian menghubungi petugas pemadam kebakaran sekitar pukul 14.23 WIB. Sebanyak 28 unit mobil pemadam dan 135 personel dikerahkan ke lokasi untuk menjinakkan api.

Petugas kemudian tiba pukul 14.30 WIB dan melakukan pemadaman pada pukul 14.32 WIB.

"Operasi pemadaman selesai pukul 19.03 WIB," jelas Anwar.

Sebelumnya diberitakan, toko material di Jalan Kalbera Barat, Setiabudi, Jakarta Selatan terbakar pada Selasa (23/6/2026) siang.

Baca juga: Polisi Ungkap Modus Baru Peredaran Obat Keras di Bekasi, Pakai Sistem Tempel dan Share Loc

Kepala Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) Jakarta Selatan, Asril Rizal, mengatakan sebanyak 13 unit pompa dan 8 unit pendukung dikerahkan ke lokasi. Kamudian, 21 unit kendaraan 109 personel Damkar diturunkan.

“Obyek yang terbakar toko material, saat ini masih pemadaman,” kata Asril dalam keterangan tertulisnya, Selasa.

.ads-partner-wrap > div { background: transparent; } #div-gpt-ad-Zone_OSM { position: sticky; position: -webkit-sticky; width:100%; height:100%; display:-webkit-box; display:-ms-flexbox; display:flex; -webkit-box-align:center; -ms-flex-align:center; align-items:center; -webkit-box-pack:center; -ms-flex-pack:center; justify-content:center; top: 100px; }

Berdasarkan pemantauan Kompas.com di lokasi, asap pekat masih membubung di atas bangunan yang terbakar itu.

Asapnya terbang ke arah warga yang menyaksikan proses pemadaman. Sejumlah anggota damkar masih berjibaku memadamkan api.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Sinopsis Drama Korea The Royal Nemesis yang Dibintangi Im Ji Yeong, Perjalanan Selir Kerajaan yang Bereinkarnasi di Era Modern
• 21 jam lalugrid.id
thumb
Hasil Mediasi Kasus BMW Tabrak Ojol di Jakarta Barat
• 11 jam laluliputan6.com
thumb
Kapolri Hadiri Puncak Bakti Kesehatan Jelang Hari Bhayangkara Ke-80
• 17 jam laludetik.com
thumb
Kebakaran Toko Material di Setiabudi Jaksel Diduga akibat Korsleting
• 5 jam lalukompas.com
thumb
Dedi Mulyadi Pilu Dengar Kabar Perempuan Disekap 3 Tahun Oleh Pacar hingga Cacat, sang Gubernur Ingin Pelaku Segera Ditangkap
• 17 jam lalugrid.id
Berhasil disimpan.