Iran dan Oman Bentuk Komite Bersama untuk Dialog Selat Hormuz Pascaperundingan Regional

pantau.com
15 jam lalu
Cover Berita

Pantau - Iran dan Oman membentuk komite bersama untuk melakukan dialog mengenai Selat Hormuz sebagai langkah lanjutan dalam pengelolaan isu pelayaran di jalur laut strategis tersebut, demikian disampaikan Ketua Parlemen Iran sekaligus kepala negosiator Iran Mohammad Bagher Ghalibaf pada Selasa (23/6/2026).

Ghalibaf mengumumkan pembentukan komite itu melalui akun Telegram miliknya setelah kunjungan delegasi Iran ke Muscat, ibu kota Oman.

Ia mengungkapkan, "Setelah kunjungan delegasi ke Muscat, Iran dan Oman telah membentuk komite bersama untuk dialog mengenai Selat Hormuz, yang rinciannya akan dipublikasikan dalam pernyataan bersama".

Komite Jadi Wadah Pembahasan Selat Hormuz

Komite bersama tersebut akan menjadi wadah dialog dan pembahasan berbagai isu yang berkaitan dengan Selat Hormuz.

Pembentukan komite dilakukan setelah kedua negara meningkatkan koordinasi terkait pengelolaan pelayaran di kawasan yang menjadi salah satu jalur perdagangan dan transportasi laut paling penting di dunia.

Sebelumnya pada Juni 2026, otoritas Iran menyatakan tengah mengembangkan mekanisme pelayaran di Selat Hormuz bersama Oman.

Kerja sama itu bertujuan mengatur dan memastikan kelancaran lalu lintas pelayaran di kawasan strategis tersebut.

Terkait Upaya Pemulihan Pelayaran di Kawasan

Pembentukan komite bersama berlangsung setelah Iran dan Amerika Serikat pada pekan sebelumnya menandatangani nota kesepahaman secara daring.

Nota kesepahaman tersebut mengatur penghentian konflik militer yang dimulai pada 28 Februari 2026.

Dokumen itu juga memuat jadwal pencabutan blokade angkatan laut Amerika Serikat terhadap pelabuhan-pelabuhan Iran.

Selain itu, Iran dijadwalkan memulihkan lalu lintas pelayaran di Selat Hormuz sebagai bagian dari kesepakatan tersebut.

Perundingan teknis antara Iran dan Amerika Serikat berlangsung pada 21 Juni 2026 di Burgenstock, Swiss, dengan mediasi Pakistan dan Qatar.

Pembentukan komite bersama Iran dan Oman menjadi bagian dari langkah lanjutan dalam pengelolaan serta pembahasan isu pelayaran di Selat Hormuz yang memiliki arti strategis bagi perdagangan dan transportasi laut internasional.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Presiden Prabowo Bertolak ke Gorontalo, Hadiri Puncak PENAS Petani-Nelayan XVII
• 8 jam lalumatamata.com
thumb
Pegadaian CPS Pondok Aren Gelar Pengobatan Gratis & Perkuat Ketahanan Pangan
• 16 jam lalujpnn.com
thumb
Ahli di MK: Kata "Membantu" dalam UU Pesantren Turunkan Tanggung Jawab Negara
• 3 jam lalukompas.com
thumb
Sang Raja Asia Tampil Buruk di Piala Dunia 2026, Komentator Belanda Yakin Qatar Kalah Lawan Klub Pemain Timnas Indonesia
• 22 jam lalutvonenews.com
thumb
Pelatih Ghana Bantah Pemain Inggris Tolak Jabat Tangan Thomas Partey: Jangan Bawa-Bawa Politik
• 1 menit lalukompas.tv
Berhasil disimpan.