Bahaya Prediksi tanpa Mitigasi

metrotvnews.com
5 jam lalu
Cover Berita

Publik dihadapkan pada berbagai prediksi mengenai kemunculan El Nino yang bahkan disebut-sebut sebagai 'El Nino Godzilla' karena saking besarnya. Istilah tersebut memang terdengar dramatis dan mampu menarik perhatian. Namun, ketika istilah itu disampaikan tanpa penjelasan yang utuh, dampaknya bisa menjalar ke sektor yang paling rentan, yakni pertanian.

Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman mengungkapkan bahwa banyak petani mulai ragu untuk menanam karena khawatir gagal panen akibat ancaman El Nino. Saat ditanya alasan mereka menunda tanam, jawaban mereka sederhana, takut gagal panen karena El Nino Godzilla.
 

Baca Juga :

Jangan Biarkan Industri Hengkang

Akibatnya, pemerintah justru menghadapi tantangan baru untuk meyakinkan petani bahwa berbagai langkah antisipasi telah disiapkan sejak jauh hari. Untuk itulah, Amran mengimbau para pejabat dan akademisi agar berhati-hati dalam menyampaikan potensi El Nino.

Imbauan itu patut menjadi perhatian bersama. Bukan karena pemerintah ingin menutup mata terhadap ancaman cuaca ekstrem, melainkan karena cara menyampaikan informasi juga memiliki dampak yang tidak kalah besar jika dibandingkan dengan ancaman itu sendiri.

Fenomena tersebut menunjukkan bahwa komunikasi publik bukan sekadar menyampaikan informasi, melainkan juga membangun persepsi. Ketika ancaman lebih banyak ditonjolkan ketimbang solusi, yang muncul bukan kewaspadaan, melainkan ketakutan. Padahal, tujuan mitigasi ialah mengurangi risiko, bukan menciptakan kepanikan.

Sebenarnya, tidak ada yang salah dengan peringatan dini. Justru pemerintah, akademisi, dan para ahli cuaca memiliki kewajiban moral untuk menyampaikan potensi ancaman yang mungkin terjadi sejak awal agar ada persiapan.

Namun, peringatan tersebut harus disertai penjelasan yang proporsional mengenai kesiapan dan langkah-langkah mitigasi yang telah dilakukan. Informasi yang setengah utuh berpotensi menimbulkan kesimpulan yang keliru di tengah masyarakat.

Pemerintah pun sudah menyiapkan antisipasi, misalnya program pompanisasi yang dilakukan secara masif. Menurut pemerintah, jumlah pompa yang sebelumnya sekitar 80 ribu unit, kini telah ditingkatkan menjadi sekitar 100 ribu unit.

Infrastruktur irigasi juga terus diperbaiki untuk memastikan pasokan air tetap tersedia ketika musim kering datang. Di sisi lain, pengembangan varietas benih tahan kekeringan dilakukan, hingga melakukan optimalisasi lahan agar frekuensi panen meningkat.

Hal ini juga menjadi pekerjaan rumah bagi Kementerian Pertanian, bagaimana program dan kebijakan mitigasi El Nino tersebut bisa sampai dan dipahami oleh petani, jangan kalah dengan informasi tentang prediksi El Nino itu sendiri.


Ilustrasi kekeringan. Foto: Dok. MGN.

Pemerintah mestinya melalui koordinasi lintas kementerian seiring dan seirama dalam menyampaikan potensi ancaman dan mitigasi dampak El Nino. Yang dibutuhkan ialah komunikasi yang seimbang antara kewaspadaan dan optimisme.

Negara perlu jujur mengenai potensi risiko yang ada, tetapi pada saat yang sama juga harus menjelaskan kapasitas yang dimiliki untuk menghadapi risiko tersebut.

Prediksi mengenai El Nino yang sempat diperkirakan muncul pada April kemudian bergeser ke Mei dan kembali mengalami perubahan, menunjukkan bahwa perkembangan iklim bersifat dinamis. Dalam ilmu iklim, prediksi selalu mengandung unsur probabilitas. Ada kemungkinan terjadi, ada pula kemungkinan tidak terjadi sesuai proyeksi awal.

Akan tetapi, yang pasti, program dan kebijakan mitigasi harus direncanakan dengan matang. Beragam alternatifnya pun harus dipersiapkan. Agar ajakan kewaspadaan tidak diterima sebagai teror dan ancaman.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
BP3MI Aceh Ungkap Ibu dan Bayi Korban Pembunuhan di Malaysia Berstatus Ilegal
• 12 jam lalujpnn.com
thumb
Sinopsis Lautan Cinta SCTV Episode 2, Hari Ini Selasa 23 Juni 2026: Aidan Syok Pergoki Jingga Berpelukan dengan Satria
• 16 jam lalutabloidbintang.com
thumb
Menpora Larang Praktik Pembajakan Atlet Jelang PON 2028
• 12 jam laluberitajatim.com
thumb
Pramono: Jakarta Siap Dukung PON 2028 di NTT-NTB dengan Venue & Transportasi
• 15 jam lalukumparan.com
thumb
Kejagung Tolak JC Sony Sonjaya di Kasus BGN: Dia Pelaku Utama
• 18 jam lalukumparan.com
Berhasil disimpan.