Wujudkan Ketahanan Pangan, Dharmasraya Optimalkan Penggarapan Lahan Sawah

bisnis.com
6 jam lalu
Cover Berita

Bisnis.com, DHARMASRAYA - Pemerintah Kabupaten Dharmasraya, Sumatra Barat, memiliki jurus jitu untuk menekan tingginya biaya tani dengan menyalurkan sejumlah alat dan mesin pertanian (alsintan) kepada petani yang dapat digunakan secara gratis.

Bupati Dharmasraya Annisa Suci Ramadhani mengatakan adapun bantuan alsintan yang diberikan tersebut berupa 10 unit Traktor Roda Dua (TR2), 4 unit Traktor Roda Empat (TR4), serta benih padi tahap pertama sebanyak 26.900 kilogram untuk areal tanam seluas 1.076 hektare yang akan dimanfaatkan oleh 59 kelompok tani. 

"Bantuan ini akan kami bagikan secara bertahap. Jadi untuk tahap kedua nantinya akan disalurkan kembali 68.950 kilogram benih padi untuk lahan seluas 2.258 hektare," kata Annisa Suci Ramadhani dalam keterangan resmi, Selasa (23/6/2026).

Dia menyampaikan bahwa pertanian bukan sekadar sektor ekonomi, melainkan kekuatan utama dalam menjaga ketahanan pangan, menggerakkan ekonomi daerah, membuka lapangan usaha, serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

"Di tengah tantangan perubahan iklim, kenaikan biaya produksi, keterbatasan tenaga kerja pertanian, serta kebutuhan peningkatan hasil produksi, transformasi menuju pertanian modern bukan lagi pilihan, tetapi sebuah keharusan," ujarnya.

Menurutnya, bantuan tersebut merupakan bagian dari strategi pembangunan pertanian daerah yang diarahkan untuk memperkuat kapasitas produksi sekaligus mempercepat modernisasi pertanian di Kabupaten Dharmasraya.

Baca Juga

  • Dua Akses Baru ke Wisata Air Panas Karo Disiapkan
  • Bank Sumsel Babel Kembali Hadirkan Safe Deposit Box untuk Aset Aman
  • 7 Jemaah Asal Sumbar Masih Dirawat di Arab Saudi, Seluruh Kloter Telah Pulang

Dia berharap penggunaan alsintan tersebut mampu mempercepat proses pengolahan lahan dan waktu tanam, menekan biaya usaha tani, mengatasi keterbatasan tenaga kerja, meningkatkan indeks pertanaman, serta mendorong produktivitas lahan. 

Sementara bantuan benih padi diharapkan menghasilkan pertanian yang lebih baik, pertumbuhan yang seragam, serta produktivitas yang lebih tinggi sehingga berdampak pada peningkatan hasil panen dan pendapatan petani.

Annisa mengingatkan bahwa bantuan pemerintah bukan sekadar penyaluran barang, melainkan modal pembangunan yang harus dimanfaatkan secara optimal untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Oleh karena itu, keberhasilan program tidak diukur dari jumlah bantuan yang diserahkan, melainkan dari manfaat yang dirasakan petani.

"Kepada 14 kelompok penerima alsintan dan 59 kelompok tani penerima benih padi, saya agar bantuan digunakan secara tepat sasaran, dirawat dengan baik sebagai aset bersama, serta menjadi pendorong lahirnya budaya pertanian yang maju, profesional, adaptif, produktif, dan berdaya saing," sebutnya.

Bupati juga meminta Dinas Pertanian beserta seluruh penyuluh pertanian di Kabupaten Dharmasraya untuk terus melakukan pendampingan, pengawasan, serta evaluasi terhadap pemanfaatan bantuan agar benar-benar memberikan dampak nyata terhadap peningkatan produksi dan kesejahteraan petani.

"Ketika petani semakin kuat, produksi meningkat, dan pangan terjaga, maka ekonomi daerah akan tumbuh dan kesejahteraan masyarakat akan semakin baik," tegasnya.

Annisa mengajak seluruh pihak menjadikan momentum penyerahan bantuan tersebut sebagai penguat semangat bersama untuk mewujudkan pertanian Dharmasraya yang maju, mandiri, modern, berkelanjutan, dan menjadi kebanggaan daerah.

Sementara itu, Wali Nagari/Kepala Desa Sitiung Julisman mengatakan bantuan alsintan dan benih padi merupakan hal yang sangat dibutuhkan petani di desanya itu sebagai upaya untuk meningkatkan produktivitas dan efisiensi usaha tani di tengah berbagai tantangan yang dihadapi saat ini.

"Bantuan ke desa kami ini, merupakan sebuah perhatian yang besar dari Bupati Dharmasraya. Sesuai arahan dari bupati, kami akan berupaya agar target dari bantuan alsintan itu bisa terwujud dengan baik," tegasnya.

Dia berharap bantuan yang diterima dapat dimanfaatkan dan dirawat dengan baik oleh kelompok tani sehingga memberikan manfaat yang berkelanjutan bagi masyarakat.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Rencana Alokasi Dana IPO RANS Entertainment, Raffi Ahmad Bangun Cipungland hingga Ekspansi Bisnis Konser Musik
• 19 jam laludisway.id
thumb
Data Sensus Ekonomi 2026 Jadi Modal Perkuat UMKM di Indonesia
• 12 jam laludetik.com
thumb
Kemhan: 2 Calon Pengelola Kopdes Merah Putih dan Kampung Nelayan Meninggal Saat Pelatihan
• 19 jam lalukompas.com
thumb
Detik-detik Briptu Nanda Gugur Saat Selamatkan Anak Terseret Arus
• 17 jam laluliputan6.com
thumb
Bukan Hanya Merawat, Rumah Sakit juga Bentuk Tim Khusus untuk YTR Korban Dugaan Penyekapan di Bandung
• 3 jam lalutvonenews.com
Berhasil disimpan.