Suporter Kolombia dominasi area sekitar Stadion Akron

antaranews.com
3 jam lalu
Cover Berita
Guadalajara (ANTARA) - Massa suporter tim nasional Kolombia mendominasi area sekitar Stadion Akron menjelang pertandingan lanjutan Grup K Piala Dunia 2026 melawan RD Kongo di Guadalajara, Negara Bagian Jalisco, Meksiko, Selasa (23/6) waktu setempat.

Berdasarkan pantauan ANTARA di lapangan, lautan kuning atau warna jersei utama timnas Kolombia terlihat di berbagai sudut area luar ring 1 stadion yang dalam Piala Dunia 2026 ini bernama Estadio Guadalajara.

Bahkan, lautan warna kuning ini sudah terlihat sejak tiga jam sebelum pertandingan dimulai pada pukul 20.00 waktu setempat.

Hujan yang sempat mengguyur Guadalajara pun tak menyurutkan para pendukung La Tricolor, sebutan timnas Kolombia, untuk datang lebih awal ke stadion.

Sembari di bawah rintik air, mereka bernyanyi lagu-lagu untuk kesebelasan negara mereka. Tak semua kuning, ada sedikit warna biru muda atau warna jersei dari timnas RD Kongo yang ikut ambil bagian dalam euforia para pendukung timnas rivalnya, Kolombia.

Baca juga: Luis Diaz sangat bangga cetak gol-assist pada debutnya di Piala Dunia

Tak ada permusuhan, yang ada suasana persahabatan di antara kedua belah pihak suporter beda benua itu.

Berjalan semakin mendekat ke ring 1 Stadion Akron, antrean panjang dan mengular terlihat di sejumlah titik pintu masuk.

Meski bergiliran mendapatkan pemeriksaan ketat dari petugas keamanan, para suporter tetap tertib menunggu giliran bisa memasuki ring 1 stadion berkapasitas 49.850 penonton itu.

Sementara itu, Kolombia dan Kongo akan bertanding dalam laga kedua Grup K Piala Dunia 2026 di Stadion Akron, Guadalajara, pada Selasa (23/6) pukul 20.00 waktu setempat atau pada Rabu (24/6) pukul 09.00 WIB.

Pertandingan tersebut diprediksi akan berlangsung ketat karena keduanya berambisi mengambil poin penuh untuk memastikan diri lolos ke babak 32 besar ajang pesta sepak bola terbesar sejagad itu.

Baca juga: Pratinjau Kolombia vs Kongo: duel taktik di laga krusial Grup K


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
2 Pabrik Otomotif Relokasi ke Vietnam, FSPMI: 5.000 Buruh Terancam PHK
• 15 jam lalubisnis.com
thumb
Meutya Hafid Ingin Masyarakat Tidak Hanya Jadi Pengguna Digital
• 20 jam lalukumparan.com
thumb
Iran Tak Izinkan PBB Periksa Fasilitas Nuklir yang Dibombardir AS-Israel
• 18 jam laludetik.com
thumb
Ketua BEM FH UBK Diduga Dikeroyok Usai Ngaku Terima Suap Usai Aksi di Istana, Begini Faktanya
• 21 jam laludisway.id
thumb
Tersangka Penyekapan dan Penganiayaan Perempuan di Bandung Masuk DPO
• 18 jam lalukompas.tv
Berhasil disimpan.