Mantan penasihat ekonomi Presiden AS ke-40 Ronald Reagan, Steve Hanke, menyoroti keputusan Senat Amerika Serikat yang membatasi kewenangan Presiden Donald Trump dalam melakukan operasi militer terhadap Iran tanpa persetujuan Kongres.
Hanke mengapresiasi langkah tersebut. Menurutnya, Kongres akhirnya sadar bahwa warga Amerika sangat menentang perang AS–Israel melawan Iran.
"Hari ini, dengan hasil 50–48 suara, Senat AS memutuskan untuk membatasi kewenangan Presiden Trump dalam melakukan operasi militer terhadap Iran tanpa otorisasi Kongres," tulisnya di akun X pribadinya, dikutip Rabu (24/6).
"Sudah waktunya. Kongres akhirnya menyadari bahwa publik Amerika sangat menentang perang AS–Israel terhadap Iran," tandas profesor ekonomi terapan di Universitas Johns Hopkins itu.
Seperti diketahui, Senat AS secara resmi meloloskan War Powers Resolution dengan hasil tipis 50 suara mendukung dan 48 menolak. Langkah ini berhasil setelah empat senator Partai Republik membelot dan bergabung dengan faksi Demokrat.
Baca Juga: Anak Buah Netanyahu Kritik Trump, Hubungan Israel dan Amerika Retak Gegara Perang Iran
Keempat senator Republik tersebut adalah Susan Collins, Rand Paul, Lisa Murkowski, dan Bill Cassidy.
Resolusi ini menginstruksikan Presiden Trump untuk menghentikan operasi militer terhadap Iran, kecuali jika mendapat persetujuan eksplisit atau deklarasi perang resmi dari Kongres AS.





