Progres MRT Glodok-Kota Tembus 83 Persen, Kota Tua Siap Jadi Destinasi Wisata Kelas Dunia

disway.id
2 jam lalu
Cover Berita

JAKARTA, DISWAY.ID -- Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta mempercepat revitalisasi kawasan Kota Tua agar menjadi pusat baru kebudayaan, ekonomi kreatif, sekaligus destinasi wisata berkelas dunia yang inklusif.

Langkah ini menjadi bagian dari upaya mewujudkan Jakarta menjadi Kota Global, seiring perayaan 500 tahun Jakarta pada tahun 2027.

Salah satu kunci transformasi kawasan ini adalah pengembangan sistem transportasi massal, khususnya proyek M RT Jakarta Fase 2A yang diyakini akan mengubah wajah Kota Tua dan kawasan utara Jakarta.

BACA JUGA: Jadwal Layanan SIM Keliling di Jakarta Hari Ini 24 Juni 2026, Cek Persyaratannya!

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mengatakan, perubahan besar di Kota Tua akan terjadi setelah jalur MRT terhubung hingga kawasan tersebut.

Oleh karena itu, konsep 'Transit-Oriented Development' (TOD) serta integrasi antarmoda telah disiapkan sejak dini untuk memudahkan mobilitas masyarakat.

"Game changer Kota Tua adalah MRT. Begitu MRT tersambung penuh ke Kota Tua pada tahun 2029, kawasan ini akan berubah drastis. Oleh karena itu, cetak biru TOD dan kemudahan interkoneksi moda transportasi sudah kami siapkan sejak sekarang," ujar Pramono dalam forum 'Intimate Dialogue Kota Tua Update' di Balai Kota Jakarta.

Hingga pertengahan tahun 2026, kemajuan pembangunan MRT Fase 2A menunjukkan perkembangan yang positif.

BACA JUGA: Siswi SMAN 6 Tewas Tersangkut Kabel, Kenneth Minta Revitalisasi Utilitas di Jakarta

Kepala Unit Pengelola Kawasan (UPK) Kota Tua Denny Aputra menyebut, konstruksi jalur Bundaran HI-Kota Tua secara keseluruhan telah mencapai 59,7 persen.

Sementara itu, pekerjaan pada paket kontrak CP203 yang mencakup Stasiun Glodok dan Stasiun Kota telah mencapai 83,2 persen.

Uji coba melintasi Bundaran HI-Monas yang direncanakan berlangsung pada Juni 2027, sedangkan operasional penuh hingga Stasiun Kota diselenggarakan pada akhir 2029.

Selain MRT, Pemprov DKI juga menghidupkan kembali jalur kereta api yang ada di kawasan utara Jakarta melalui program elektrifikasi.

Pada tahap awal, jalur nonlistrik sepanjang 16 kilometer akan diubah menjadi jalur KRL, kemudian ditambah hingga 28 kilometer pada fase berikutnya.

BACA JUGA: Meski Biaya Produksi Naik, Pemerintah Pertahankan Harga Minyakita Rp15.700 per Liter

  • 1
  • 2
  • 3
  • 4
  • »

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Link Live Streaming Piala Dunia 2026: Kolombia Vs Kongo
• 8 jam lalutvonenews.com
thumb
Indeks Wall Street Merosot, Ditekan Penurunan Saham Teknologi
• 9 jam lalukatadata.co.id
thumb
Arema FC Pertahankan 7 Pemain Lokal untuk Kompetisi Musim Depan
• 21 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Daya Beli Masih Rendah, Pariwisata Susah Pulih
• 22 jam lalukompas.id
thumb
Suporter Atletico Madrid Bakar Jersey Julian Alvarez
• 23 jam lalutvonenews.com
Berhasil disimpan.