IGS 2026 Makassar Dorong Investasi dan Diplomasi Budaya Lewat Kuliner dan Pertunjukan La Galigo

harianfajar
3 jam lalu
Cover Berita

HARIAN.FAJAR.CO.ID, MAKASSAR – Indonesia Gastrodiplomacy Series (IGS) 2026 yang digelar di Kota Makassar pada 23-25 Juni 2026 menjadi momen penting dalam memperkuat posisi Makassar sebagai gerbang utama Indonesia Timur sekaligus membuka peluang kerja sama ekonomi dan investasi dengan delegasi dari 28 negara sahabat.

Kegiatan yang berlangsung di kawasan bersejarah Benteng Fort Rotterdam ini menghadirkan 41 delegasi dari berbagai negara, termasuk duta besar, konsul jenderal, dan pejabat korps diplomatik bidang ekonomi, perdagangan, investasi, serta sosial budaya. Mereka disuguhi beragam kuliner khas Sulawesi Selatan yang dikurasi khusus sebagai representasi cita rasa daerah.

Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, menegaskan bahwa pendekatan gastrodiplomasi ini bukan sekadar soal kuliner, melainkan juga membangun komunikasi yang lebih dekat guna membuka peluang kerja sama di bidang ekonomi, investasi, dan perdagangan.

“Melalui pendekatan gastronomi, kita membangun komunikasi yang lebih dekat. Tetapi efeknya tidak hanya soal kuliner. Kita berbicara tentang ekonomi, investasi, perdagangan, dan berbagai peluang kerja sama lainnya,” jelas Munafri.

Pertunjukan La Galigo

Suasana diplomasi semakin kuat dengan pertunjukan seni epik La Galigo yang dipentaskan megah di atas panggung berbentuk kapal pinisi, simbol kebanggaan maritim masyarakat Sulawesi Selatan. Karya sastra ini merupakan salah satu mahakarya literatur dunia yang telah diakui UNESCO sebagai Memory of the World sejak 2011 dan dikenal sebagai salah satu karya sastra terpanjang di dunia.

Perpaduan kuliner dan pertunjukan budaya menghadirkan pengalaman imersif yang membawa para tamu menelusuri jejak peradaban Bugis-Makassar yang kaya nilai sejarah dan filosofi, sekaligus mempertegas posisi Makassar sebagai simpul pertemuan antara sejarah, budaya, dan peluang kerja sama global di masa depan.

Dalam rangkaian IGS 2026, Pemerintah Kota Makassar juga menggelar Business Forum di Hotel The Rinra yang mempertemukan pemerintah provinsi, kepala daerah, pelaku usaha, dan delegasi negara sahabat. Forum ini menjadi wadah untuk mempertemukan kebutuhan investasi dengan potensi daerah, termasuk pengembangan sektor pariwisata, konektivitas kawasan kepulauan, pembangunan infrastruktur perkotaan, kawasan industri, dan transportasi publik.

“Ada beberapa potensi yang akan kita tawarkan, seperti sektor pariwisata, pengembangan kawasan Pulau Supermonde, pembangunan infrastruktur di Kota Makassar, peluang pengembangan kawasan industri dan pembangunan pabrik, termasuk transportasi publik,” beber Munafri.

Munafri juga mengungkapkan bahwa dari 28 negara, 16 negara telah menyatakan minat untuk melakukan pertemuan lebih lanjut guna menjajaki peluang kerja sama yang lebih spesifik.

“Hari Rabu tanggal 23 Juni, ada sekitar 16 negara yang akan duduk bersama dengan kita. Kita akan membahas apa yang kita miliki, apa yang mereka butuhkan, dan peluang kerjasama,” pungkasnya.

Sejumlah delegasi mengaku baru pertama kali mengunjungi Makassar dan memberikan apresiasi tinggi terhadap perkembangan kota serta kuliner yang disajikan selama kegiatan berlangsung.

“Mereka para delegasi, ada yang baru injak kaki di Makassar, mereka sering mendengar tentang Makassar, tetapi ketika datang langsung, mereka melihat bahwa Makassar memiliki karakter yang berbeda dibanding kota-kota lain. Mereka kagum,” terang Munafri.

“Bahkan, para delegasi memberikan apresiasi terhadap kuliner yang disajikan. Beberapa yang saya ajak berbincang mengatakan makanan yang disajikan sangat enak. Ini menjadi bagian dari gastrodiplomasi yang kita lakukan,” tambahnya.

Kendati demikian, Munafri berharap semakin banyak kegiatan internasional seperti IGS yang digelar di Makassar dapat memberikan dampak ekonomi signifikan bagi masyarakat dan dunia usaha lokal.

“Kita ingin memastikan apa yang menjadi kebutuhan mereka dan apa yang kita miliki untuk kita ekspos. Tidak hanya Kota Makassar, tetapi juga kabupaten dan kota lain di Sulawesi Selatan akan diberi ruang untuk memperkenalkan potensinya,” jelasnya. (*/)


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Rieke Diah Pitaloka Ajak Publik Ikut Kawal Sidang PK Nikita Mirzani, Serukan Pentingnya Transparansi
• 11 jam lalugrid.id
thumb
Badan Kebudayaan Nasional Dorong Anak Muda Sebarkan Semangat Bung Karno
• 2 jam lalukumparan.com
thumb
Kalimat yang Diucap Orang Tua dengan Kecerdasan Emosional Rendah
• 1 jam lalubeautynesia.id
thumb
Trump Tak Lagi Bebas Serang Iran, Senat AS Pasang Rem
• 11 jam laluwartaekonomi.co.id
thumb
Tersangka Taufik Hidayat Klaim Sekap Wanita YTR Selama 1,5 Tahun
• 9 jam lalukumparan.com
Berhasil disimpan.