Tak Sekadar Republik Kopi, Bondowoso Bangkitkan Exponak Setelah Vakum Enam Tahun

beritajatim.com
2 jam lalu
Cover Berita

Bondowoso (beritajatim.com) – Kabupaten Bondowoso berupaya memperkuat identitasnya sebagai daerah agribisnis dengan menghidupkan kembali Exponak (Expo Peternakan) setelah vakum sejak 2020 atau enam tahun terakhir.

Kegiatan yang dipusatkan di Pasar Hewan Terpadu Desa Locare, Kecamatan Curahdami, Rabu (24/6/2026), itu menjadi wadah promosi sekaligus ajang silaturahmi bagi para peternak lokal.

Kepala Dinas Peternakan dan Perikanan (Disnakan) Bondowoso, Hendri Widotono, mengatakan Exponak digelar sebagai bentuk pemenuhan aspirasi para peternak yang selama ini menginginkan adanya expo dan kontes ternak di daerahnya sendiri.

“Tahun ini kami berhasil menggelar Exponak dan kontes ternak. Pesertanya sebanyak 49 orang yang berasal dari peternak sapi, kambing, domba hingga unggas,” ujarnya.

Dalam kegiatan tersebut, sapi menjadi satu-satunya kategori yang diperlombakan melalui kontes, sedangkan kambing, domba, dan unggas ditampilkan dalam expo. Selain itu, sebanyak 59 pelaku UMKM turut meramaikan kegiatan dengan menawarkan beragam produk kepada pengunjung.

.u516fd73c809f48c3c585c168ff85d7da { padding:0px; margin: 0; padding-top:1em!important; padding-bottom:1em!important; width:100%; display: block; font-weight:bold; background-color:#eaeaea; border:0!important; border-left:4px solid #D35400!important; text-decoration:none; } .u516fd73c809f48c3c585c168ff85d7da:active, .u516fd73c809f48c3c585c168ff85d7da:hover { opacity: 1; transition: opacity 250ms; webkit-transition: opacity 250ms; text-decoration:none; } .u516fd73c809f48c3c585c168ff85d7da { transition: background-color 250ms; webkit-transition: background-color 250ms; opacity: 1; transition: opacity 250ms; webkit-transition: opacity 250ms; } .u516fd73c809f48c3c585c168ff85d7da .ctaText { font-weight:bold; color:#464646; text-decoration:none; font-size: 16px; } .u516fd73c809f48c3c585c168ff85d7da .postTitle { color:#000000; text-decoration: underline!important; font-size: 16px; } .u516fd73c809f48c3c585c168ff85d7da:hover .postTitle { text-decoration: underline!important; }
Baca Juga:  Gus Salam Soroti Kebuntuan Lokasi Muktamar NU 2026: Ini Kan Aneh

Menariknya, penyelenggaraan Exponak tahun ini tidak menggunakan dana Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD). Seluruh kegiatan didukung oleh pihak swasta.

Hendri berharap kebangkitan Exponak dapat menjadi langkah awal membangun citra baru Bondowoso sebagai daerah yang tidak hanya dikenal dengan komoditas kopinya, tetapi juga memiliki potensi besar di sektor peternakan.

“Harapannya Exponak ini bisa diselenggarakan setiap tahun seperti Festival Kopi Nusantara (FKN), sehingga Bondowoso tidak hanya dikenal sebagai republik kopi, melainkan juga dari sisi peternakannya,” katanya.

Antusiasme juga datang dari kalangan peternak. Sunjoyo, anggota komunitas peternak domba Muda Milenial Wripa (Wringin-Pakem), mengaku bersyukur Exponak kembali digelar setelah bertahun-tahun vakum.

Menurutnya, expo dan kontes ternak merupakan ajang yang selalu dinantikan karena menjadi sarana memperkenalkan hasil ternak sekaligus memotivasi peternak untuk meningkatkan kualitas.

“Kami bersyukur atas terselenggaranya Exponak ini. Semoga ke depan rutin diselenggarakan karena memang expo dan kontes seperti ini yang dinanti oleh para peternak,” ujarnya. (awi/aje)


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Ekspedisi JALUR Polda Riau Bagikan Bansos di Desa Terpencil Jelang Hari Bhayangkara
• 11 jam laludetik.com
thumb
Ancaman Adam Deni Pakai Airsoft Gun Berujung Kembali Terancam Hukuman
• 13 jam laludetik.com
thumb
Kronologi 2 Calon Manajer Kopdes Merah Putih Meninggal saat Ikut Pelatihan Militer, Terungkap Penyebabnya
• 8 jam lalugrid.id
thumb
Analis Ini Sebut Kekhawatiran Indonesia Turun Kelas Mereda
• 8 jam laluidxchannel.com
thumb
Nelayan di Situbondo Temukan Pipa Pembuangan di Laut, Khawatir Limbah Berbahaya
• 2 jam lalukumparan.com
Berhasil disimpan.