JAKARTA, DISWAY.ID - Bea Cukai Soekarno-Hatta (Soetta) bersama Badan Narkotika Nasional (BNN) Hingga Polresta Bandara Soetta menggagalkan penyelundupan 10,7 kilogram marijuana (ganja) dari Amerika Serikat (AS) dengan tujuan akhir Bali.
Kepala Kantor Bea Cukai Soetta, Hengky Tomuan Parlindungan Aritonang, mengatakan bahwa pengungkapan kasus tersebut berawal dari informasi General Administration of China Customs (Bea Cukai China).
“Jadi barangnya lewat kargo, lewat impor barang kargo di Bandara Soekarno-Hatta. Asalnya dari Amerika Serikat. Ini cukup menarik, dengan tujuan akhir Bali, transit di Soekarno-Hatta atau diselesaikan kepabeanannya di Soekarno-Hatta,” ujarnya, Rabu, 24 Juni 2026.
BACA JUGA:Anak Bupati Pelalawan yang Disebut Terpapar Asap Ganja Berujung Rehabilitasi, Anak Petinggi Parpol Dicurigai
Hengky bilang, untuk mengungkap kasus narkotika pihaknya tidak hanya bersinergi dengan instansi yang ada di Indonesia. Tetapi juga internasional.
“Kalau bicara terkait dengan narkotika, kita sudah bersinergi dengan internasional, salah satunya kasus ini. Bagaimana informasi dari Bea Cukai China menginfokan kepada kita kecurigaan atas kargo yang akan masuk ke Indonesia,” ungkapnya.
Awalnya, barang haram tersebut diberitahukan sebagai “luggage” atau koper yang harus disimpan di bagasi pesawat. Petugas pun tak percaya begitu saja.
BACA JUGA:Hati-Hati! Sindikat di Tangerang Beraksi dengan Modus Baru, Ganjal ATM dengan Plastik Mika
Setelah dilakukan pemeriksaan, petugas Bandara Soekarno Hatta menemukan ganja sebanyak 10 kg.
“Penanganan kasus ini kami serahterimakan kepada Polresta Bandara Soekarno-Hatta untuk pengembangan lebih lanjut,” kata Hengky.
BACA JUGA:Peredaran 33,6 Kg Ganja di Bekasi-Bogor Diungkap, 2 Tersangka Dibekuk
Hengky menduga, barang haram tersebut akan digunakan untuk pesta narkoba para warga negara asing (WNA) di Bali. Namun hingga saat ini sang pengirim masih dalam penyelidikan.
“Jadi ini asal dari Amerika, masuk ke Indonesia dan tujuan Bali. Makanya ini kita duga ya Pak Kapolres, ini untuk keperluan warga negara asing, makanya tujuan akhirnya di Bali,” tukasnya.





