Ahli Sebut Piala Dunia 2026 Bisa Mengancam Jiwa, Penyebabnya Diungkap Profesor Ini

grid.id
5 jam lalu
Cover Berita

Grid.ID - Piala Dunia 2026 masih berlangsung hingga saat ini. Namun, ahli menyebut gelaran internasional ini bisa mengancam jiwa. Mengapa?

Piala Dunia 2026 digelar di 3 negara sekaligus. Ajang bergengsi itu digelar di Amerika Serikat, Meksiko, dan Kanada.

Momen Piala Dunia ini tentu mengundang euforia yang beragam bagi masyarakat. Terlebih bagi pecinta bola.

Piala Dunia kali ini menjadi turnamen pertama yang diikuti 48 tim dari 6 federasi. Turnamen ini akan berlangsung lebih dari satu bulan.

Hal ini menjadikan Piala Dunia terpanjang dalam sejarah. Tak hanya itu, laga besar ini juga diselenggarakan di 3 negara sekaligus.

Sebelumnya, hal ini tidak pernah terjadi di ajang sebelumnya. Tentu hal ini menambah fakta menarik tentang pertandingan kali ini.

Meksiko menjadi negara pertama yang menjadi tuan rumah Piala Dunia sebanyak 3 kali. Hal ini tentunya menjadi perhatian publik.

Namun, dalam gelaran internasional ini, ada ahli yang berpendapat jika Piala Dunia 2026 ini bisa mengancam nyawa. Kira-kira, kenapa ya?

Nah, dikutip dari TribunJatim.com pada Rabu (24/6/2026), ilmuan menyebut bahwa perubahan iklim bisa berbahaya. Terlebih bagi para pemain yang harus berlaga di siang hari.

Ilmuan pun mengingatkan FIFA tentang bahaya perubahan iklim ini. Hal ini agar tidak merugikan berbagai pihak dalam kegiatan tersebut.

Klimatologi asal Jerman, Friederikie Otto mengungkap bahwa perubahan iklin ini dapat berdampak besar pada Piala Dunia 2026. Tak hanya itu, Profesor ilmu iklim di Imperial College London tersebut bahwa hal itu bisa membawa risiko yang sangat tinggi.

 

"Penelitian kami menunjukkan bahwa perubahan iklim memiliki dampak nyata dan terukur terhadap kelayakan penyelenggaraan Piala Dunia selama musim panas di belahan bumi utara," jelasnya.

"Piala Dunia salah satu acara olahraga terbesar di planet ini, menghadapi risiko yang tidak kecil untuk dimainkan dalam suhu panas," lanjut dia.

Sedangkan, Dr Chris Mullington juga mengungkap hal yang sama. Ia khawatir jika hal ini akan mempengaruhi performa para pemain.

Menurutnya, panas ekstrem ini bisa membawa dampak yang sangat buruk pada Piala Dunia 2026. Terlebih bagi orang yang memiliki kondisi medis bawaan atau orang tua yang sudah lanjut usia.

"Di atas 28 derajat celcius, risiko penyakit akibat panas yang serius menjadi lebih mengkhawatirkan, tidak hanya bagi para pemain, tetapi juga bagi ratusan ribu penggemar," jelasnya.

Dalam hal ini, ilmuwan sepakat jika suhu 26 derajat Celcius dapat menimbulkan risiko yang tinggi. Terlebih bagi pemain bola yang harus menggunakan energi lebih.

Sedangkan, cuaca di Amerika Serikat saat panas ekstrem bisa mencapai 28 derajat Celcius. Hal ini tentu tidak bisa disepelekan

Pihak FIFA pun sudah memberikan solusi untuk mengurangi panas ekstrem ini. Mereka sudah menyediakan water break dan AC di stadion.

Namun, kekhawatiran ilmuwan itu tak bisa ditepis. Pasalnya, terdapat puluhan ribu penonton yang akan memadati stadion.

Hal ini dikhawatirkan makin memperburuk situasi. Meskipun, FIFA telah memberikan solusi.

Suhu yang diperkirakan melebihi batas ideal untuk aktivitas olahraga berat berpotensi membahayakan kesehatan pemain dan penonton. Oleh karena itu, aspek keselamatan dan kesiapan layanan medis dinilai sangat penting untuk mengurangi risiko yang dapat ditimbulkan oleh kondisi cuaca. (*)

 

 

Artikel Asli


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Viral Aksi Jude Bellingham Tutupi Mulut Saat Inggris vs Ghana, Ini Penjelasan FIFA
• 2 jam lalumedcom.id
thumb
Kesaksian Penjaga Kos usai YTR Dibawa ke RSHS Bandung, Taufik Hidayat Ogah Urus Pacarnya: Alasannya Mual-mual
• 3 jam lalutvonenews.com
thumb
Analis Ungkap Biang Kerok IHSG Turun 3,65% Usai Pengumuman MSCI
• 8 jam lalubisnis.com
thumb
Gagal Daftarkan Anak ke Sekolah Negeri, Orangtua Belum Pilih Sekolah Swasta karena Biaya
• 10 jam lalukompas.com
thumb
Aksi Jual Global Mengguncang Pasar Saham, Investor Mulai Waspadai Risiko AI
• 16 jam lalumetrotvnews.com
Berhasil disimpan.