Jabar siapkan beasiswa untuk 80 ribu siswa di sekolah swasta

antaranews.com
2 jam lalu
Cover Berita
Garut (ANTARA) - Pemerintah Provinsi Jawa Barat (Jabar) menyiapkan program beasiswa untuk 80 ribu siswa yang sekolah di swasta tingkat SMA/SMK agar anak tidak putus sekolah dan yang terkendala ekonomi dengan besaran dana yang akan diberikan masing-masing siswa sebesar Rp2,7 juta per tahun.

"Anak-anak sekolah swasta dengan Rp2,7 juta per tahun, hari ini kita 80 ribu yang dikasih beasiswa," kata Gubernur Jabar Dedi Mulyadi kepada wartawan di Kabupaten Garut, Rabu.

Ia menuturkan, Pemerintah Provinsi Jabar menyiapkan anggaran beasiswa untuk membantu 80 ribuan siswa selama di sekolah swasta.

Menurut dia, adanya beasiswa bagi siswa di sekolah swasta itu artinya program pendidikan gratis di Jabar sudah mencapai 90 persen untuk di sekolah swasta maupun negeri.

"Artinya hampir seluruh sekolah di Jawa Barat itu sudah bisa dikatakan 90 persen sudah 'free' dibiayai oleh pemerintah provinsi," katanya.

Ia mengatakan, Pemerintah Provinsi Jabar sudah menjalin kerja sama dengan 1.015 sekolah swasta untuk menampung dan menerima siswa dalam rangka mengatasi anak agar tidak putus sekolah dan yang terkendala ekonomi.



Baca juga: Wamen Stella targetkan portal beasiswa satu pintu rilis September

Ia memastikan, sekolah yang sudah menjalin kerja sama itu dipastikan tidak akan menolak siswa, dan pemerintah provinsi sudah menyiapkan anggaran untuk siswa tersebut.

"Sekolah-sekolahnya itu ada di aplikasi, nah, sekolah yang tidak kerja sama tidak muncul di aplikasi," katanya.

Ia menyampaikan, kebijakan itu sebagai solusi untuk mengatasi anak agar tidak putus sekolah, dan juga siswa yang orang tuanya terkendala masalah ekonomi sehingga tidak bisa melanjutkan sekolahnya ke jenjang lebih tinggi tingkat SMA/SMK sederajat.

Selain mengatasi siswa tersebut, kata dia, juga membantu sekolah swasta yang tahun sebelumnya banyak mengeluh karena kekurangan siswa dampak banyak siswa masuk ke sekolah negeri.

"Sekolah itu memerlukan murid, kan dulu ribut ruang kelasnya kosong. Nah, hari ini enggak akan kosong ruang kelasnya bagi yang mereka bekerja sama dengan Pemprov," katanya.

Ia menegaskan, anggaran untuk beasiswa itu dipastikan ada dari pergeseran anggaran pada Dinas Pendidikan yang belum digunakan kemudian digunakan ke hal yang lebih penting.

"Kalau sudah Gubernur menyatakan ada anggarannya tersedia, dan teralokasikan, ya sudah," katanya.

Baca juga: Raih beasiswa ke Belanda, lulusan SMA Garuda bertekad membangun bangsa


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Anggota DPR Tak Sepakat Penderita TBC Dapat MBG: Nanti Malah Menularkan Lewat Ompreng
• 5 jam lalukompas.tv
thumb
Hadiri Peringatan PD II, PM Jepang Diteriaki Demonstran yang Marah
• 11 jam laludetik.com
thumb
PT KSS Pertanyakan Mekanisme Penyampaian Surat Kemenhub dalam Sidang Sengketa Pelabuhan
• 23 jam lalujpnn.com
thumb
Selamatkan Uang Negara Rp131,5 Triliun, Kejagung Terus Genjot Perburuan Aset Koruptor
• 10 jam lalutvonenews.com
thumb
Usai Hadapi Belgia di Piala Dunia 2026, Timnas Iran Tinggalkan Surat Perdamaian-Dunia Olahraga
• 10 jam lalumetrotvnews.com
Berhasil disimpan.