Barang Eks Hotel Sultan Dipindahkan ke 2 Gudang, Proses Ditargetkan Selesai Sebulan

jpnn.com
5 jam lalu
Cover Berita

jpnn.com, JAKARTA - Proses pengosongan dan pemindahan barang-barang dari Blok 15 eks Hotel Sultan masih terus berlangsung hingga Rabu (24/6).

Barang hasil pelaksanaan eksekusi tersebut dipindahkan secara bertahap ke dua gudang di kawasan Cikarang, Kabupaten Bekasi, sesuai jenis, asal, dan karakteristik masing-masing barang.

BACA JUGA: Ricuh Eksekusi Hotel Sultan, 29 Petugas Terluka, Polisi Tangkap 119 Orang

Kuasa hukum Pusat Pengelolaan Komplek Gelora Bung Karno (PPKGBK) Kharis Sucipto mengatakan proses pemindahan barang hasil eksekusi Blok 15 masih berlangsung.

“Kami menargetkan proses pengosongan dan pemindahan seluruh barang dapat diselesaikan dalam waktu sekitar satu bulan,” ujar Kharis dalam keterangannya.

BACA JUGA: Luncurkan Petisi Keadilan Hotel Sultan, JK Minta Pemerintah Bijak Tangani Sengketa Lahan

Menurut dia, setelah proses pengosongan dan pemindahan selesai, hasil pelaksanaannya akan dilaporkan kepada pemerintah dan pihak-pihak terkait.

Seluruh tahapan dilaksanakan sebagai bagian dari tindak lanjut eksekusi Blok 15 eks Hotel Sultan pada 18 Juni 2026.

BACA JUGA: Kabar Terbaru Eksekusi eks Hotel Sultan Hari Ini, Panas

Dia menjelaskan gudang pertama digunakan untuk menyimpan barang yang berasal dari area hotel, tower, dan restoran.

Gudang tersebut berada di Kompleks Pergudangan Cikarang, 2C Blok CF Nomor 2, Desa Pasiranggi, Kecamatan Cikarang Pusat, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat.

Sementara itu, barang-barang yang berasal dari apartemen disimpan di gudang kedua yang berada di Kawasan Industri MM2100, Jalan Selayar 2 Blok I/5, Desa Cikedokan, Kecamatan Cikarang Barat, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat.

Barang-barang tersebut akan disimpan selama enam bulan, terhitung sejak Berita Acara Eksekusi tanggal 18 Juni 2026.

Selama periode itu, pemohon eksekusi bertanggung jawab menjaga dan menyimpan barang agar tetap tercatat dan terpelihara dengan baik.

“Apabila PT Indobuildco hendak mengambil barang-barang tersebut, prosesnya dapat dikoordinasikan dengan Kementerian Sekretariat Negara dan pengadilan,” kata dia.

“Biaya pemindahan dan penyimpanan sementara selama proses ini ditanggung oleh pemohon eksekusi,” tuturnya.

Sementara itu, Koordinator Tim Mover Stefanus Didi menjelaskan bahwa proses pemindahan dilakukan melalui sistem kerja yang terstruktur, mulai dari pelabelan, pengemasan, pengangkutan, hingga penempatan barang di gudang.

Setiap barang dicatat agar asal, jenis, dan lokasi penyimpanannya dapat ditelusuri kembali.

Barang yang dipindahkan antara lain furnitur hotel seperti kursi, meja, dan sofa, berbagai peralatan operasional hotel, serta perlengkapan restoran seperti piring dan peralatan makan.

Barang dengan nilai ekonomi tinggi diberikan penanganan khusus selama proses pengemasan dan pengangkutan.

“Untuk barang tertentu yang memiliki tingkat kompleksitas tinggi, proses pembongkaran dan pemasangan kembali akan mengikuti petunjuk teknis dari prinsipal atau penyedia barang,” ujar Didi.

Di sisi lain, pelayanan bagi pekerja eks Hotel Sultan juga terus berjalan. Kepala Humas PPKGBK Asep Triyadi mengatakan Posko Layanan Eks Karyawan Hotel Sultan telah menerima pendataan lebih dari 320 orang dengan beragam status hubungan kerja.

“Pendataan mencakup karyawan tetap, pekerja harian atau day worker, pekerja kontrak, dan kategori lainnya. Saat ini tim masih fokus melakukan verifikasi data dan dokumen ketenagakerjaan yang disampaikan oleh masing-masing pelapor,” tutur Asep. (dit/jpnn)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Polisi Jawab Tudingan Kezaliman dalam Penangkapan Roy Suryo & Dokter Tifa


Redaktur : Rah Mahatma Sakti
Reporter : Ryana Aryadita Umasugi


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Perempuan di Gianyar Hilang di Pantai Masceti, Ditemukan Tewas Mengambang di Laut
• 12 jam lalurctiplus.com
thumb
LPSK soal Permohonan Justice Collaborator Sony Sonjaya: Masih Tahap Verifikasi
• 9 jam lalukompas.tv
thumb
Cara Dapat Alat Bantu Disabilitas Gratis dari Pemerintah
• 14 jam lalukompas.tv
thumb
Pemkab Manokwari Benahi Tata Kelola Arsip untuk Wujudkan Tertib Administrasi
• 3 jam lalurepublika.co.id
thumb
Kejagung Klaim Penerapan KUHP-KUHAP Baru Mampu Menghemat Anggaran Rp66,5 Miliar
• 17 jam laluidxchannel.com
Berhasil disimpan.