Israel Ogah Tarik Pasukan dari Lebanon, Klaim Dapat Dukungan AS

detik.com
11 jam lalu
Cover Berita
Jakarta -

Menteri Pertahanan Israel, Israel Katz, mengatakan tidak ada rencana penarikan pasukan Israel di Lebanon. Katz menyebut keputusan itu juga telah mendapat dukungan dari Amerika Serikat (AS).

"Kami telah mengumumkan bahwa dalam keadaan apa pun kami tidak akan menarik diri dan, hingga saat ini -- dan ini adalah pencapaian diplomatik -- tidak ada tuntutan Amerika agar Israel menarik diri dari Lebanon," kata Katz dalam pidatonya di Tel Aviv dilansir AFP, Kamis (25/6/2026).

Ketika ditanya apakah Israel akan mematuhi permintaan AS jika diajukan, Katz mengatakan bahwa ia telah memberi tahu Menteri Pertahanan AS Pete Hegseth dan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu memberi tahu Presiden AS Donald Trump tentang alasan penempatan pasukan Israel di Lebanon.

Baca juga: Bos Intelijen Australia Wanti-wanti Ancaman Teror Kelompok Iran, Ada Apa?

Dalam pidatonya di konferensi yang sama, Netanyahu menegaskan kembali bahwa militer Israel diperkirakan tidak akan menarik diri.

"Selama saya menjabat sebagai Perdana Menteri, kami akan mempertahankan zona keamanan di Lebanon selatan -- selama diperlukan," katanya. Dia menambahkan bahwa militer sekarang sedang membongkar semua infrastruktur Hizbullah.

Presiden Lebanon Joseph Aoun TELAH menolak pendudukan Israel di wilayah Lebanon selatan dan campur tangan asing dalam urusan negaranya. Pernyataan ini sekaligus sebuah sindiran terhadap Iran, pendukung Hizbullah.

Pihak Teheran juga menegaskan kembali bahwa perdamaian di Lebanon adalah pilar fundamental untuk mencapai kesepakatan definitif dengan AS untuk mengakhiri perang Timur Tengah secara keseluruhan.

Washington dan Teheran menandatangani nota kesepahaman pekan lalu yang bertujuan untuk mencapai penyelesaian permanen antara kedua negara, setelah perang yang dilancarkan oleh AS dan Israel terhadap Iran pada 28 Februari.

Baca juga: PBB Pastikan Inspeksi Situs Nuklir Iran Akan Dilakukan

Hizbullah menyeret Lebanon ke dalam perang Timur Tengah pada 2 Maret dengan serangan roket ke Israel untuk membalas pembunuhan pemimpin tertinggi Iran dalam serangan AS dan Israel.

Israel menanggapi dengan serangan udara dan serangan darat yang menurut Lebanon telah menewaskan lebih dari 4.100 orang, yang menyebabkan pendudukan zona keamanan sepanjang 10 kilometer di Lebanon selatan di sepanjang perbatasan dengan Israel.

Israel dan Lebanon saat ini terlibat dalam putaran pembicaraan yang dimediasi AS di Washington untuk mencari solusi diplomatik atas konflik tersebut dan pelucutan senjata Hizbullah serta penarikan pasukan Israel.




(ygs/ygs)

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Kata-Kata Perpisahan Alfeandra Dewangga setelah Resmi Dilepas Persib ke Arema FC
• 23 jam lalubola.com
thumb
Masih Muda tapi Sering Hipertensi? Awas Bisa Picu Gagal Jantung
• 5 jam lalucnbcindonesia.com
thumb
[FULL] Respons Koor Sospol BEM UI & Bakom RI soal Pernyataan Adanya Pihak yang Mendanai Aksi Demo
• 16 jam lalukompas.tv
thumb
Massa Pendukung Program MBG Gelar Aksi di Bangkalan, Minta Dilanjutkan
• 2 jam lalurctiplus.com
thumb
IPW Curiga Ada Faktor Nonhukum di Balik Tak Ditahannya Roy Suryo dan dr. Tifa
• 16 jam lalujpnn.com
Berhasil disimpan.