Ibu dan Anak di Koja Jadi Korban Bom Molotov Salah Sasaran

metrotvnews.com
13 jam lalu
Cover Berita

Aksi pelemparan bom Molotov yang menimpa seorang ibu dan anak di Jalan Mandiri 2, Kampung Tanah Merah, Rawa Badak Selatan, Koja, Jakarta Utara, ternyata salah sasaran. Korban yang sedang melintas menggunakan sepeda motor tidak sengaja menjadi pelampiasan amarah pelaku yang tengah bertikai dengan warga lain.

Peristiwa mencekam yang terjadi pada Senin, 22 Juni 2026 tersebut sempat terekam kamera pengawas (CCTV) di dalam gang sempit. Dalam rekaman tersebut, korban yang sedang membonceng anaknya terkejut luar biasa saat sebuah botol menyala dilemparkan dan meledak di dekat mereka hingga membuat keduanya terjatuh dari motor.

Akibat insiden ini, ibu dan anak tersebut dilaporkan mengalami luka bakar di bagian kaki. Selain menyebabkan korban luka-luka, sepeda motor yang mereka kendarai juga mengalami kerusakan akibat kobaran api.
 

Baca Juga :

Polisi Kantongi Identitas Pelempar Bom Molotov di Jakut

Motif Asmara: Cemburu Mantan Istri Punya Pacar Baru

Kapolsek Koja, Kompol Andry Suharto, mengungkapkan bahwa dalang di balik teror bom Molotov tersebut adalah seorang pria berinisial M. Berdasarkan hasil penyelidikan awal, motif pelemparan ini didasari oleh rasa cemburu buta pelaku terhadap mantan istrinya yang berinisial R.

Pelaku M diduga tidak terima karena R yang tinggal di kawasan tersebut telah memiliki kekasih baru berinisial U. Amarah yang tak terkontrol membuat M mendatangi lokasi dan terlibat cekcok dengan paman dari kekasih mantan istrinya tersebut.

"Jadi karena cemburu, si pelaku ini maunya mantan istrinya ini berpacaran dengan bukan dari wilayah itu, gitu loh. Tapi dia masih marah, nah malah mendatangi saudara H yang merupakan paman daripada pacar saudari R. Nah, karena pada saat datang, saudara H melihat pelaku, kemudian terjadi cekcok mulut dari jarak jauh. Kemudian si pelaku ini melempar bom... melempar Molotov kepada saudara H," jelas Kapolsek Koja Kompol Andry Suharto, dikutip dari Top News, Metro TV, Rabu 24 Juni 2026.

Pihak Kepolisian Sektor Koja bergerak cepat menangani kasus teror di permukiman padat ini. Petugas telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) serta mengamankan sejumlah barang bukti krusial dari lokasi.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
"Isi Rp 50.000 Sekarang Sedikit Banget" Keluh Pengendara Setelah Harga Pertama Naik
• 23 menit lalukompas.com
thumb
Potensi Sensus Ekonomi Melahirkan Ribuan Keputusan
• 7 jam lalubisnis.com
thumb
3 Peserta Latsarmil Kopdes-Kampung Nelayan Dilaporkan Meninggal, Kemhan akan Evaluasi
• 5 jam lalukompas.tv
thumb
Eks Anggota Ombudsman Hery Susanto Didakwa Terima Suap Senilai Rp 4,8 Miliar, Ini Rinciannya
• 3 jam lalukompas.com
thumb
Industri Longevity Diproyeksi Jadi Mesin Baru Ekonomi Kesehatan Indonesia
• 13 jam lalumetrotvnews.com
Berhasil disimpan.