REPUBLIKA.CO.ID,WASHINGTON — Presiden Amerika Serikat Donald Trump dilaporkan sempat meluapkan kekesalannya kepada Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu dalam sebuah panggilan telepon pada 2025. Saat itu, Trump tengah berupaya keras mengupayakan gencatan senjata di Gaza. Menurut sebuah buku yang terbit pada Selasa lalu, Trump secara blak-blakan menyebut bahwa "semua orang Yahudi muak" dengan Netanyahu.
Kabar tersebut diungkap dalam buku berjudul Regime Change: Inside the Imperial Presidency of Donald Trump karya jurnalis senior Maggie Haberman dan Jonathan Swan. Buku ini mengulas tahun pertama masa jabatan kedua Trump dan membeberkan ketegangan yang terjadi di balik layar antara Trump dan Netanyahu.
Baca Juga
Gempa Bumi Ganda Hantam Venezuela
Wakil Ketua Komisi 8 DPR Dorong Ponpes dengan Ribuan Santri Kelola Dapur MBG
Menhaj: 350 Jamaah Haji Indonesia Wafat, Turun Lebih dari 100 Orang dari Tahun Lalu
Menurut isi buku tersebut, Trump melontarkan kalimat tajam tersebut saat Netanyahu sedang tersambung dalam panggilan telepon bersama dua penasihat senior AS, Steve Witkoff dan Jared Kushner.
presiden as donald trump di gedung putihwashington - (EPA/Will Oliver)
"Semua orang muak denganmu, Bibi (nama panggilan Netanyahu). Semua orang Yahudi muak denganmu. Bahkan dua orang Yahudi yang ada di telepon ini pun muak denganmu," ujar Trump sebagaimana tertulis dalam buku tersebut, seperti dikutip dari laman Palestine Chronicle.
.rec-desc {padding: 7px !important;} Ketegangan di tengah gencatan senjata
Penulis mengungkapkan, percakapan sengit itu terjadi di sela-sela Sidang Umum PBB pada September 2025. Kala itu, Trump sedang gencar mempromosikan 20 poin rencana perdamaian yang bertujuan untuk mengakhiri perang di Gaza dan membangun kembali wilayah tersebut.
Trump juga menegaskan kepada Netanyahu bahwa Israel tidak bisa begitu saja "mundur" dari draf kesepakatan gencatan senjata Gaza yang telah diusulkan oleh Washington.
View this post on Instagram
A post shared by Republika Online (@republikaonline)