Bisnis.com, JAKARTA — Dua gempa bumi kuat mengguncang Venezuela dalam selang waktu kurang dari satu menit pada Rabu (24/6/2026) waktu setempat, menyebabkan kerusakan luas di ibu kota Caracas dan sejumlah wilayah lainnya.
Berdasarkan data Survei Geologi Amerika Serikat (USGS), gempa pertama berkekuatan magnitudo 7,2 terjadi di dekat Morón, kota pesisir di wilayah Karibia Venezuela. Beberapa saat kemudian, gempa kedua yang lebih kuat dengan magnitudo 7,5 mengguncang kawasan yang sama.
Guncangan kuat menyebabkan sejumlah bangunan runtuh, memicu kepanikan warga yang berhamburan ke jalan-jalan untuk menyelamatkan diri. Kerusakan juga dilaporkan terjadi pada infrastruktur publik, termasuk gangguan layanan telekomunikasi dan pasokan listrik di beberapa wilayah.
Dilansir dari BBC, tim penyelamat, polisi, dan petugas pemadam kebakaran telah dikerahkan untuk mencari korban yang diduga masih terjebak di bawah reruntuhan bangunan. Operasi penyelamatan berlangsung hingga malam hari di sejumlah titik terdampak.
Pemerintah Venezuela menyatakan keadaan darurat dan meminta tenaga kesehatan segera melapor ke rumah sakit untuk membantu penanganan korban. Sejumlah layanan transportasi publik juga dihentikan sementara guna mendukung respons darurat.
USGS mengeluarkan peringatan terkait potensi korban jiwa dan kerugian ekonomi yang signifikan akibat kekuatan gempa tersebut. Lembaga itu juga mengingatkan kemungkinan terjadinya gempa susulan dalam beberapa waktu ke depan.
Baca Juga
- Mengenal Sesar Sausu Penyebab Gempa Magnitudo 6,7 di Palu
Selain itu, peringatan tsunami sempat diterbitkan untuk sejumlah wilayah di Karibia setelah gempa terjadi. Namun, peringatan tersebut kemudian dicabut setelah evaluasi lebih lanjut oleh otoritas terkait.
Hingga Kamis (25/6/2026), otoritas masih melakukan pendataan korban dan kerusakan. Belum ada angka resmi mengenai jumlah korban jiwa maupun kerugian material yang diumumkan pemerintah.





