Golkar soal Peringatan Prabowo: Yang Bayar Demo Sebaiknya Tak Diteruskan!

detik.com
8 jam lalu
Cover Berita
Jakarta -

Sekjen Partai Golkar M Sarmuji merespons peringatan Presiden Prabowo Subianto terhadap pihak-pihak yang membayar demo. Sarmuji mengingatkan pihak tersebut sebaiknya segera berhenti.

Ia awalnya meyakini peringatan Prabowo ini sudah berdasarkan informasi yang diterima. Ia yakin aparat bisa mendeteksi hal itu.

"Ya sinyalemen Presiden berdasarkan informasi yang beliau terima. Kan ada aparat negara yang bisa mendeteksi," kata Sarmuji saat dihubungi, Kamis (25/6/2026).

Baca juga: Peringatan Prabowo ke Pihak yang Bayar-bayar Demo

Karena itu, ia memperingatkan pihak-pihak yang masih membayar demo untuk berhenti mengganggu stabilitas negara.

"Jadi yang membayar atau mendanai sebaiknya tidak diteruskan. Apalagi jika tujuannya untuk mengganggu stabilitas," ucap dia.

Sarmuji menegaskan pemerintah tetap menghargai sikap kritis. Namun, lanjut dia, jangan sampai kritik itu mengganggu upaya pemerintah meningkatkan kesejahteraan

"Kita tetap menghargai kritisisme, tetapi jangan sampai mengganggu jalannya pemerintahan yang lagi berusaha keras meningkatkan kesejahteraan rakyat," ujarnya.

Baca juga: Video Prabowo: Siapa yang Bayar-bayar Demo Gue Tahu

Peringatan Prabowo

Peringatan tersebut disampaikan Prabowo dalam acara Puncak Pekan Nasional (Penas) Petani dan Nelayan XVII di Gorontalo yang digelar kemarin, Rabu (24/6). Prabowo menyinggung sejumlah hal dalam pidatonya, termasuk soal demonstrasi yang terjadi di sejumlah daerah belakangan ini. Kata Prabowo, dia mengaku tahu aktor di balik demonstrasi itu

Prabowo menyebut pihak-pihak tersebut tidak suka dengan dirinya. Prabowo menegaskan ia mengetahui orang-orang yang korup.

Prabowo menyinggung pihak-pihak itu turut terlibat memberikan bayaran dalam demo belakangan ini. Prabowo memperingatkan pihak-pihak itu.

"Saudara-saudara sekalian. Hati-hati, lho. Saya kasih peringatan mereka-mereka itu. Saya tahu siapa yang bayar-bayar demo, gua tahu itu. Tapi nggak apa-apa, main demo. Ditanya, ditanya anak-anak demo, nggak ngerti. Mau demo apa, ya? Hmm. Kami dibayar Rp 200 ribu, gitu, kan. Tapi ada. Saya nggak mengerti," katanya.




(maa/gbr)

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Menkes Kaji Insentif bagi Dokter di Daerah Terpencil untuk Perbaiki Distribusi Nakes
• 1 jam lalukompas.tv
thumb
Dave Laksono Optimistis Gencatan Senjata AS-Iran Bawa Dampak Positif bagi Ekonomi Indonesia
• 3 jam lalusuarasurabaya.net
thumb
Kemenperin Bantah Kabar Dua Pabrik Komponen Otomotif Relokasi ke Vietnam
• 11 jam lalukatadata.co.id
thumb
Nasib Uang Sayembara Rp250 Juta dari Dedi Mulyadi Usai Taufik Hidayat Ditangkap Polisi, Bakal Diberikan ke Korban?
• 13 jam lalugrid.id
thumb
Turun 3 Kg Selama Ditahan, Richard Lee Dapat Dukungan Penuh dari Keluarga
• 1 jam lalugrid.id
Berhasil disimpan.