CARACAS – Gempa bumi kuat yang mengguncang Venezuela memicu kepanikan di berbagai wilayah, terutama di ibu kota Caracas. Pemerintah setempat langsung mengambil langkah darurat dengan menghentikan sementara layanan kereta api dan metro serta menangguhkan kegiatan belajar mengajar hingga akhir pekan.
Pelaksana Tugas (Plt) Presiden Venezuela, Delcy Rodríguez, mengatakan sejumlah fasilitas umum mengalami kerusakan akibat guncangan tersebut. Salah satu yang terdampak parah adalah Bandara Internasional Maiquetía, gerbang udara utama negara itu, yang terpaksa ditutup setelah sebagian langit-langit bangunan runtuh.
Dilansir dari BBC, Kamis (25/6/2026). Beberapa jam setelah gempa, ribuan warga berkumpul di jalan-jalan Caracas. Banyak dari mereka memilih bertahan di luar rumah setelah bangunan berguncang hebat dan pasokan listrik terputus.
Hingga kini, pihak berwenang masih berupaya menilai tingkat kerusakan dan jumlah korban. Kekhawatiran akan adanya korban jiwa terus meningkat seiring laporan kerusakan yang terus berdatangan.



