Bisnis.com, PEKANBARU — Harga tandan buah segar (TBS) kelapa sawit kemitraan plasma di Provinsi Riau untuk periode 24–30 Juni 2026 ditetapkan sebesar Rp3.776,16 per kilogram untuk kelompok umur tanaman 9 tahun.
Penetapan harga dilakukan oleh Dinas Perkebunan Provinsi Riau bersama Tim Penetapan Harga Pembelian TBS Kelapa Sawit Produksi Pekebun Mitra berdasarkan Peraturan Menteri Pertanian Nomor 13 Tahun 2024 dan Keputusan Direktur Jenderal Perkebunan Nomor 144/Kpts./PP.320/E/12/2025.
Kepala Dinas Perkebunan Provinsi Riau Supriadi mengatakan harga TBS tertinggi untuk kelompok umur 9 tahun turun Rp9,72 per kilogram atau 0,26% dibandingkan periode sebelumnya.
“Dengan demikian, harga pembelian TBS petani untuk periode satu minggu ke depan ditetapkan sebesar Rp3.776,16 per kilogram. Harga cangkang ditetapkan Rp19,77 per kilogram. Pada periode ini, indeks K yang digunakan sebesar 92,87 persen. Sementara itu, harga penjualan CPO mengalami kenaikan Rp61,40 per kilogram, sedangkan harga kernel turun Rp124,57 per kilogram dibandingkan minggu lalu,” kata Supriadi.
Dalam penetapan harga kali ini, sejumlah pabrik kelapa sawit (PKS) tidak melakukan penjualan. Sesuai ketentuan Pasal 16 Permentan Nomor 13 Tahun 2024, harga CPO dan kernel yang digunakan mengacu pada harga rata-rata tim. Jika hasil validasi masuk kategori validasi dua, maka digunakan harga rata-rata Kantor Pemasaran Bersama Nusantara (KPBN).
Pada periode ini, harga rata-rata CPO KPBN tercatat sebesar Rp15.335 per kilogram, sedangkan harga kernel sebesar Rp12.610 per kilogram.
Baca Juga
- Harga TBS Sawit Mitra Swadaya Riau Naik Tipis Pekan Ini, Tembus Rp3.707/Kg
- DKP Ungkap Kendala Budidaya Lobster Laut di Perairan Sumbar
- Investor China Bidik PLTA 500 MW di Ogan Komering Ulu Selatan
Supriadi mengatakan koreksi harga TBS pekan ini terutama dipengaruhi penurunan harga kernel, meskipun harga minyak sawit mentah (CPO) masih mengalami kenaikan.
“Sebagaimana kita ketahui bersama, harga TBS yang ditetapkan tim untuk mitra plasma mengalami penurunan. Penurunan harga minggu ini lebih disebabkan oleh turunnya harga kernel,” ujarnya.
Menurut dia, pemerintah daerah bersama tim penetapan harga terus melakukan pembenahan tata kelola guna memastikan proses penetapan harga berjalan sesuai ketentuan dan mencerminkan kondisi pasar.
“Membaiknya tata kelola penetapan harga ini merupakan upaya serius seluruh pemangku kepentingan yang didukung Pemerintah Provinsi Riau dan Kejaksaan Tinggi Riau. Komitmen bersama ini pada akhirnya diharapkan dapat meningkatkan pendapatan petani yang bermuara pada kesejahteraan masyarakat,” tutupnya.
Harga TBS Kemitraan Plasma Riau Periode 24–30 Juni 2026
- Umur 3 tahun: Rp2.905,29/kg
- Umur 4 tahun: Rp3.298,26/kg
- Umur 5 tahun: Rp3.497,10/kg
- Umur 6 tahun: Rp3.650,18/kg
- Umur 7 tahun: Rp3.728,26/kg
- Umur 8 tahun: Rp3.772,38/kg
- Umur 9 tahun: Rp3.776,16/kg
- Umur 10—20 tahun: Rp3.755,44/kg
- Umur 21 tahun: Rp3.695,74/kg
- Umur 22 tahun: Rp3.638,34/kg
- Umur 23 tahun: Rp3.577,22/kg
- Umur 24 tahun: Rp3.510,14/kg
- Umur 25 tahun: Rp3.434,80/kg
- Umur 26 tahun: Rp3.389,05/kg
- Umur 27 tahun: Rp3.343,02/kg
- Umur 28 tahun: Rp3.298,13/kg
- Umur 29 tahun: Rp3.281,08/kg
- Umur 30 tahun: Rp3.266,86/kg





