Bisnis.com, JAKARTA — PT Solusi Sinergi Digital Tbk. (WIFI) atau Surge menggandeng perusahaan teknologi telekomunikasi asal China, Wuhan FiberHome International Technologies Co. Ltd. (FiberHome).
Direktur Surge Shannedy Ong mengatakan melalui kerja sama tersebut, Surge menargetkan pengembangan hingga 3.000 lokasi fixed wireless access (FWA) dan penyediaan sekitar 1,6 juta unit customer premises equipment (CPE) untuk memperluas akses internet di Indonesia.
“Masa depan ekonomi digital dibangun di atas konektivitas yang andal, terjangkau, dan menjangkau lebih banyak masyarakat. Kami memandang konektivitas bukan sekadar infrastruktur, melainkan enabler bagi kemajuan,” ujarnya dalam keterangan resmi, Kamis (25/6/2026).
Kesepakatan tersebut ditandatangani dalam ajang Mobile World Congress (MWC) 2026 di Shanghai, China. Kolaborasi lanjutan itu mencakup pengembangan jaringan broadband tetap, backbone serat optik nasional, layanan fiber-to-the-home (FTTH), hingga solusi akses nirkabel tetap berbasis teknologi 5G atau FWA.
Selain pengembangan 3.000 lokasi FWA dan 1,6 juta unit perangkat pelanggan, kerja sama juga mencakup pembangunan infrastruktur backbone antarpulau dan metro access optical, solusi FTTH hingga 300.000 homepass.
Selain itu, pengembangan perangkat jaringan passive optical network (PON), proyek pembangkit listrik tenaga surya terpusat, hingga sistem komunikasi bergerak untuk transportasi kereta api.
Baca Juga
- Potret Persaingan Internet Rumah TLKM, WIFI, dan MORA di Tengah Tekanan Kurs Rupiah
- Tancap Gas Emiten Hashim (WIFI) Susul Pelanggan Telkom (TLKM) via Internet Rakyat
- Surge (WIFI) Gandeng APTISI Percepat Transformasi Digital 4.095 Kampus Swasta
Menurut Shannedy, setiap jaringan yang dibangun berpotensi membuka akses terhadap peluang ekonomi, pendidikan, layanan publik, hingga inovasi.
Karena itu, penguatan kemitraan dengan FiberHome diharapkan dapat mempercepat penyediaan infrastruktur digital yang tidak hanya menghubungkan wilayah, tetapi juga mendorong pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan.
Surge sendiri tengah memperluas jaringan serat optik di berbagai wilayah strategis guna mendukung pemerataan akses internet. Perseroan menargetkan penyediaan layanan digital yang lebih cepat, merata, dan terjangkau untuk masyarakat.
Chief Executive Officer (CEO) FiberHome Indonesia Jason Lin mengatakan Indonesia memiliki prospek besar sebagai salah satu pusat ekonomi digital terbesar di kawasan Asia Tenggara.
“Indonesia memiliki peluang besar untuk menjadi salah satu kekuatan ekonomi digital terbesar di kawasan. Melalui kolaborasi dengan SURGE, kami berharap dapat menghadirkan teknologi dan inovasi yang mendukung pembangunan infrastruktur digital yang tangguh, berkelanjutan, dan siap menjawab kebutuhan masa depan,” katanya.
Meningkatnya kebutuhan konektivitas nasional memerlukan sinergi antara penyedia infrastruktur dan penyedia teknologi. Karena itu, kemitraan diarahkan untuk mempercepat perluasan akses digital yang inklusif sekaligus mendukung pertumbuhan ekosistem ekonomi digital Indonesia.





