Grid.ID - Baru-baru ini terungkap bahwa ibu dari Taufik Hidayat sudah meninggal dunia. Bahkan, Kades mengatakan mendiang sempat depresi.
Hal itu terungkap dari percakapan antara Kusnaedi, kades tempat tinggal Taufik Hidayat sejak kecil, dengan Dedi Mulyadi, Gubernur Jawa Barat. Tingkah laku pelaku sejak kecil pun dinilai sudah melewati batas.
Menurut Kusnaedi, Taufik adalah anak yang sangat dimanja orang tuanya. Hal itu dibenarkan oleh ayah Taufik, Tata.
Dikutip dari TribunTrends pada Kamis (25/6/2026), Kusnaedi mengungkap bahwa Taufik sangat disayang ayahnya. Bahkan, saat melakukan kesalahan, ia justru dibela sang ayah.
"Kalau ribut sama tetangga suka dibela ayahnya, jadi kesayangan," jelasnya.
Kusnaedi juga mengungkap bahwa teman-teman Taufik enggan berteman. Hal itu lantaran ia dinilai sangat nakal.
Kusnaedi juga menilai bahwa perangai buruk Taufik sudah terlihat sejak kecil. Sehingga ia tak heran jika Taufik melakukan tindakan jahat saat sudah dewasa.
"Dari masih kecil mah (Taufik) enggak ada temannya, takut lah, orangnya brutal. Jadi udah kelihatan dari kecilnya juga," sambungnya.
Dedi Mulyadi yang saat itu berbincang dengan ayah Taufik, Tata, mempertanyakan mengapa ia sangat menyayangi Taufik. Bahkan, sampai membela pelaku saat melakukan kesalahan.
"Kenapa sayang banget sama Taufik Hidayat? Apa yang membuat bapak sayang banget sama dia?" tanya Dedi.
"Karena ganteng, beda dari yang lain," jawab Tata.
Bahkan, baru-baru ini terungkap bahwa ibunda Taufik sempat depresi. Hal itu, menurut Kusnaedi dikarenakan memikirkan kelakukan Taufik Hidayat dan saudaranya yang lain.
Dikutip dari TribunnewsBogor pada Kamis (25/6/2026), Kusnaedi mengungkapkan bahwa ibunda Taufik sempat depresi sebelum akhirnya meninggal dunia. Ia mengatakan bahwa ibu Taufik dulu kerap berjalan tanpa tujuan.
"Ibunya stres, setahun ampleung-ampleungan (jalan kaki ke sana ke mari)," jelasnya.
Saat akan dibawa periksa, ibunda Taufik menolak. Ia hanya berdiam diri di dalam rumah.
Namun, saat ada kesempatan untuk ke luar rumah, ibu Taufik justru pergi entah ke mana. Hal itu sempat membuat ayah Taufik kebingungan.
"Istrinya nggak mau dibawa diperiksa, di rumah diem, nggak ngomong, lalu ada kesempatan keluar, jalan terus," jelasnya lagi.
Kusnaedi pun menduga bahwa ibu Taufik depresi memikirkan anaknya. Selain Taufik, ada anak lain yang juga kerap membuat masalah.
Bahkan, hingga anak tersebut dewasa, masih kerap menenggak minuman keras. Hal itu sampai membuatnya dikeluarkan dari pekerjaan.
"Mungkin itu (saking stres melihat anak-anaknya)," sambungnya.
Kusnaedi mengungkap bahwa saudara Taufik yang lain pun juga kerap berkelahi. Ia bahkan sudah dikeluarkan dari tempat kerja lantaran mabuk-mabukan.
"Yang kedua suka mabok, kerja juga dipecat. Punya istri sudah dua kali cerai, anak satu, sering ancam orang berkelahi," kata Kusnaedi. (*)
Baca Juga: Kesaksian Mantan Istri Taufik Hidayat, Curhat ke Dedi Mulyadi Ngaku Nikah Cuma 2 Minggu dan Dipaksa Minta Jatah Ini
Artikel Asli




